MEC 2025 Dongkrak Ekonomi Kreatif Sumenep

  • 22 Sep 2025 21:50 WIB
  •  Sumenep

KBRN, Sumenep: Gelaran Madura Ethnic Carnival (MEC) 2025 tidak hanya menjadi panggung kreativitas budaya, tetapi juga berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Sumenep. Ribuan pengunjung yang memadati area sekitar Keraton Sumenep pada Sabtu malam (20/9/2025) menciptakan efek berganda bagi sektor pariwisata dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa MEC tidak sekadar ajang seremonial tahunan. Ia menyatakan MEC merupakan salah satu sarana strategis untuk memadukan pelestarian budaya dan penguatan ekonomi lokal.

"Madura Ethnic Carnival adalah ruang ekspresi, pelestarian, sekaligus transformasi budaya agar tetap hidup di tengah arus modernisasi," ujar Bupati saat membuka acara di depan Labang Mesem Keraton Sumenep.

Menurutnya, penyelenggaraan MEC memberikan peluang luas bagi generasi muda, khususnya di bidang desain kostum dan fashion etnik. Dengan wadah ini kreatir kostum menunjukkan kemampuan dan karya inovatif yang berakar pada nilai-nilai tradisi.

"Kami ingin MEC menjadi ajang pembuktian kreativitas desainer muda Madura maupun luar daerah, sekaligus promosi budaya lokal lewat karya penuh makna," katanya.

Lebih lanjut, Bupati menyebut bahwa ribuan pengunjung yang datang dari berbagai daerah membawa dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM yang membuka lapak di sekitar lokasi acara.

"Ini adalah wujud nyata ekonomi berbasis budaya. Ketika budaya dilestarikan dan dikemas secara kreatif, maka masyarakat juga mendapatkan manfaat ekonomi secara langsung," tegas Bupati.

Selain sebagai ruang pelestarian budaya Madura, MEC 2025 juga menjadi katalisator promosi daerah yang berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sumenep pada masa mendatang. Bupati mengapresiasi MEC digelar secara konsisten setiap tahun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....