Eric Optimis Produksi Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Garam Nasional

  • 03 Feb 2025 11:05 WIB
  •  Sumenep

KBRN, Sumenep: Garam konsumsi menjadi salah satu kebutuhan pangan yang masuk penghentian impor oleh pemerintah.

Atas kebijakan itu Anggota Komisi VII DPR RI Eric Hermawan menyatakan, pemenuhan kebutuhan nasional garam konsumsi bisa terpenuhi dengan hasil produksi dalam negeri.

"Untuk garam saya rasa (pemenuhan dalam nasional) terlaksana. Saya pernah mengunjungi PT Garam, saya juga berdiskusi dengan petani garam di Sampang maupun Sumenep, saya rasa untuk garam konsumsi bisa," ungkap Eric Hermawan, Senin (3/2/2025).

Anggota legislatif dari daerah pemilihan (Dapil) Jawa Timur XI Madura ini menyatakan, garam yang diproduksi petani di Masura merupakan garam konsumsi, sehingga penghentian impor akan memberikan dampak positif.

"Hasil produksi garam di Madura maupun di luar Madura sangat besar. Jadi untuk memenuhi kebutuhan garam konsumsi sangat memungkinkan. Jika itu terealisasi masyarakat yang aman menerima manfaatnya," katanya.

Untuk pola produksi garam rakyat, Eric tetap menginginkan dilakukan secara tradisinal, karena jika dialihkan berbasis mesin maka bisa menambang angka pengangguran.

Ditambahkan, yang sekarang perlu dimaksimalkan ialah teknologi pengolahan garam. Sehingga secara manajemen distribusi garam konsumsi untuk kebutuhan nasional bisa tercapai.

"Kalau saran saya tetap diproduksi secara tradisional, namun juga perlu belajar teknologi pengelolahannya. Karena kalau berbasis mesin petani kita akan kehilangan pekerjaan," kata Eric Tegas.

Eric menilai, kebijakan pemerintah menghentikan impor pangan terutama garam akan membuka peluang pekerjaan. Sebab saat ini sudah banyak generasi muda yang telah turun untuk melakukan produksi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....