Rujak Cobek, Hanya Ada di Pulau Talango
- 25 Apr 2024 11:42 WIB
- Sumenep
KBRN, Sumenep: Makan rujak langsung dari cobeknya, mungkin bagi sebagian orang agak aneh, tapi tidak dengan orang Sumenep. Rujak cobek, orang Sumenep menjuluki kuliner ini. Mengapa dijuluki rujak cobek, karena tatakan yang digunakan untuk penyajian bukan menggunakan piring melainkan cobek.
Uniknya lagi dari rujak cobek, yakni setiap porsi bumbu rujaknya di ulek di masing-masing cobek. Tidak diulek secara bersamaan dengan pembeli lain atau menggunakan cobek yang besar.
Salah satu penjual rujak cobek ada di Pulau Talango Kabupaten Sumenep. Lokasi penjual ini cukup berdekatan dengan wisata religi Asta Yusuf. Jadi hampir setiap harinya selalu ramai pembeli.
Dari segi isi penyajiannya, rujak cobek ini sama dengan rujak cingur atau rujak lainnya. Ada potongan lontong, buah-buahan (kedongdong, bengkuang, mangga), timun, sayur kangkung, kecambah, dan terkadang juga ditambah dengan potongan ketela pohon.
Pembeli juga bisa memilih varian bumbu, seperti bumbu kacang (petis dan kacang) dan bumbu rujak dulit atau tanpa menggunakan kacang hanya menggunakan petis.
Cerita ibu Endang, penjual rujak cobek di Talango kepada RRI mengatakan bahwa meskipun dia berjualan di daerah pulau pembelinya cukup banyak terutama saat musim ziarah.
“Alhamdulillah berkat lokasinya dekat dengan akses jalan ke Asta Yusuf, jualan saya ramai pembeli. Setiap harinya saya bisa mendapatkan antara 500 ribu sampai 1 juta jika dalam kondisi ramai. Untuk 1 porsi rujak cobeknya saya beri harga 7 ribu rupiah, dan kerupuk 500 rupiah”, kata endang, Rabu (24/4/2024).
Jadi jika berziarah ke wisata religi Asta Yusuf, jangan lupa mencicipi kulinernya, tentunya Rujak Cobek. Untuk harga dan rasa pasti pas dikantong dan dilidah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....