Tidak Lengkap Rasanya, Sate tanpa Gule
- 07 Okt 2026 07:12 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Menikmati seporsi sate rasanya belum lengkap jika tidak disertai kuah gule. Perpaduan daging sate yang dibakar hingga harum dengan kuah gule yang gurih dan kaya rempah menjadi salah satu sajian yang digemari masyarakat.
Bagi para penikmatnya, gule bukan sekadar pelengkap. Kuah berwarna kuning dengan aroma rempah tersebut memberikan cita rasa tersendiri ketika disantap bersama sate dan lontong atau nasi.
Salah seorang penikmat sate, Hasib J (47), mengaku selalu memesan gule ketika menikmati sate. Menurutnya, rasa gurih dan hangat dari kuah gule membuat sate terasa lebih nikmat. “Kalau makan sate tanpa gule rasanya seperti ada yang kurang. Sate sudah enak, tetapi kalau dicampur atau dimakan bersama kuah gule rasanya jadi lebih lengkap,” ujarnya, Selasa, 6 Oktober 2026.
Menurutnya, perpaduan tersebut juga membuat tekstur sate yang sedikit kering setelah dibakar menjadi lebih mudah dinikmati. Kuah gule yang kaya rempah memberikan sensasi gurih sekaligus menambah aroma pada hidangan.
Ia juga mengatakan bahwa sate dan gule menjadi pilihan makanan yang cocok disantap kapan saja, terutama saat cuaca sedang dingin atau ketika ingin menikmati makanan yang mengenyangkan.
“Yang paling saya suka itu sate dengan bumbu kacang, lalu ditambah sedikit kuah gule. Rasanya gurih, manis, dan rempahnya terasa. Bagi saya, sate tanpa gule memang tidak lengkap,” katanya.
Perpaduan sate dan gule tersebut menunjukkan bahwa kenikmatan sebuah hidangan tidak hanya berasal dari bahan utamanya, tetapi juga dari pelengkap yang mampu memperkuat cita rasa. Bagi para penikmatnya, gule tetap menjadi bagian penting yang membuat seporsi sate semakin istimewa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....