Gula Jawa Tetap Jadi Pemanis Tradisional Favorit Masyarakat

  • 06 Jul 2026 07:45 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Di tengah maraknya penggunaan pemanis modern, gula jawa masih menjadi pilihan banyak masyarakat karena cita rasanya yang khas dan aroma karamel alaminya. Gula jawa yang umumnya dibuat dari nira kelapa telah lama digunakan sebagai pemanis berbagai makanan dan minuman tradisional, mulai dari wedang, jenang, hingga aneka jajanan pasar. Proses pembuatannya dilakukan dengan memasak nira hingga mengental sebelum dicetak menjadi bentuk bulat atau silinder.

Salah seorang penikmat gula jawa, Rahmaniyah, mengaku lebih menyukai gula jawa dibandingkan gula pasir. Menurutnya, rasa manis gula jawa lebih lembut dan memberikan aroma yang membuat minuman maupun makanan terasa lebih nikmat.

"Saya hampir setiap hari menggunakan gula jawa untuk membuat kolak. Rasanya lebih alami, tidak terlalu tajam, dan ada aroma khas yang membuat minuman lebih harum," ujarnya, Senin, 6 Juli 2026.

Ia menambahkan, gula jawa juga menjadi bagian dari tradisi kuliner keluarganya yang telah diwariskan sejak lama. "Kalau membuat jenang atau bubur kacang hijau, rasanya kurang pas kalau tidak memakai gula jawa," katanya.

Selain memberikan cita rasa khas, gula jawa juga banyak dimanfaatkan sebagai bumbu masakan seperti semur, gudeg, hingga aneka saus tradisional karena mampu menghasilkan perpaduan rasa manis dan gurih yang seimbang.

Pelaku usaha kuliner berharap keberadaan gula jawa tetap dipertahankan sebagai salah satu warisan kuliner Nusantara. Dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap bahan pangan tradisional, gula jawa dinilai memiliki peluang untuk terus berkembang sebagai pemanis alami yang mendukung kekayaan cita rasa masakan Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....