Sate Tetap Favorit, Ini Cara Menikmatinya dengan Lebih Sehat
- 28 Jun 2026 15:53 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Aroma daging yang dipanggang di atas bara api hampir selalu berhasil menggugah selera. Tidak heran jika sate masih menjadi salah satu kuliner yang digemari berbagai kalangan, mulai dari pedagang kaki lima hingga restoran. Di balik cita rasanya yang khas, cara mengolah dan mengonsumsinya juga perlu menjadi perhatian agar tetap aman bagi kesehatan.
Popularitas sate Indonesia juga mendapat pengakuan dunia. Berdasarkan pemeringkatan kuliner global TasteAtlas, sate kambing berhasil masuk dalam daftar 10 street food terbaik di dunia dan menempati peringkat teratas di Asia Tenggara. Hidangan ini dinilai memiliki cita rasa yang khas berkat perpaduan rempah-rempah serta tekstur daging yang empuk setelah dibakar.
Di balik kelezatannya, cara mengolah sate juga perlu diperhatikan. Menurut Kementerian Kesehatan RI, proses memanggang daging pada suhu yang terlalu tinggi hingga bagian luar gosong berpotensi menghasilkan senyawa yang kurang baik bagi tubuh apabila dikonsumsi terlalu sering. Karena itu, proses pembakaran sebaiknya dilakukan hingga matang merata tanpa membuat daging hangus.
Selain teknik memasak, pemilihan bahan baku juga memengaruhi kualitas sate. Daging segar dengan kandungan lemak yang tidak berlebihan menjadi pilihan yang lebih baik. Marinasi menggunakan rempah-rempah seperti bawang putih, kunyit, ketumbar, dan jahe tidak hanya memperkaya cita rasa, tetapi juga dapat membantu mengurangi pembentukan senyawa tertentu selama proses pemanggangan.
Ahli gizi juga menyarankan agar sate dikonsumsi dengan porsi yang seimbang. Menambahkan lalapan seperti mentimun, tomat, atau kol dapat meningkatkan asupan serat, sementara membatasi konsumsi saus atau bumbu yang terlalu manis maupun tinggi garam dapat membantu menjaga pola makan tetap sehat.
Hal lain yang tidak kalah penting adalah memastikan daging matang sempurna. Daging yang masih mentah berisiko mengandung bakteri atau parasit, sedangkan bagian yang terlalu gosong sebaiknya tidak dikonsumsi. Penggunaan arang yang bersih dan alat pemanggang yang higienis juga menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan pangan.
Sate tetap menjadi salah satu warisan kuliner Indonesia yang membanggakan. Dengan memilih bahan berkualitas, mengolahnya secara tepat, dan mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar, masyarakat tetap dapat menikmati kelezatan sate sekaligus menjaga kesehatan tubuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....