Ini Rahasia Memanggang 'Steak' Daging Rumahan ala Resto
- 16 Mei 2026 07:33 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenerp - Steak daging menjadi hidangan klasik yang identik dengan makan malam elegan dan mengenyangkan. Menu ini sering dipadukan kentang tumbuk, asparagus panggang, dan salad segar.
Kini, membuat steak ala restoran tidak lagi terasa sulit dilakukan di rumah. Kuncinya hanya menggunakan daging segar, garam kosher, dan wajan besi panas.
Teknik utama memasak steak adalah proses searing atau pembentukan kerak kecokelatan yang sempurna. Teknik ini membuat permukaan steak terasa renyah, gurih, dan lebih menggoda.
Menurut laman Taste of Home, searing yang baik membutuhkan permukaan daging tetap kering sebelum dimasak. Selain itu, wajan harus benar-benar panas agar daging cepat terkaramellisasi.
Pemberian garam ternyata memengaruhi hasil akhir steak secara signifikan. Garam sebaiknya diberikan 45 menit sebelum memasak atau tepat sebelum dimasak.
Proses tersebut membantu kelembapan kembali terserap ke dalam daging. Permukaan steak pun tetap kering dan mudah menghasilkan kerak sempurna.
Steak juga disarankan mencapai suhu ruang sebelum dimasak di wajan. Daging dingin dianggap membuat tingkat kematangan menjadi tidak merata.
Wajan besi menjadi pilihan utama karena mampu menyimpan panas lebih lama. Suhu ideal wajan berkisar antara 204 hingga 232 derajat Celcius.
Sebelum dimasak, permukaan steak perlu ditepuk-tepuk menggunakan tisu dapur hingga kering. Saat memasak, steak dianjurkan sering dibolak-balik dalam wajan panas. Teknik ini menjaga seluruh bagian daging terkena panas secara merata.
Jenis steak terbaik biasanya berasal dari potongan ribeye (lamur depan) atau New York strip (has dalam/tenderloin dan has luar/sirloin). Potongan tersebut memiliki marbling tinggi sehingga terasa lebih juicy dan empuk.
Steak cukup dimasak kurang dari lima menit sesuai tingkat kematangan favorit. Setelah matang, daging sebaiknya didiamkan sepuluh menit sebelum dipotong.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....