Asal Usul Kerupuk Pipah Pelompong, Camilan Tradisional yang Unik
- 19 Apr 2026 19:40 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Kerupuk pipah pelompong merupakan salah satu camilan tradisional yang dikenal di wilayah Pulau Madura, khususnya di daerah Sumenep. Meski belum banyak terdokumentasi secara resmi, makanan ini telah lama menjadi bagian dari tradisi kuliner masyarakat setempat.
Nama “pipah pelompong” diyakini berasal dari bentuk kerupuk yang menyerupai pipa (pipah) dan memiliki rongga atau bagian dalam yang kosong (pelompong). Bentuk ini dihasilkan dari teknik pengolahan khusus saat adonan digoreng, sehingga mengembang dan menciptakan tekstur renyah di luar serta berongga di dalam.
Secara turun-temurun, kerupuk pipah pelompong dibuat dari bahan sederhana seperti tepung tapioka yang dicampur dengan bumbu dasar, kemudian dibentuk dan dikeringkan sebelum digoreng. Proses pembuatannya biasanya masih dilakukan secara tradisional oleh masyarakat desa.
Pada awalnya, kerupuk ini dibuat sebagai camilan rumahan sekaligus pelengkap hidangan sehari-hari. Seiring waktu, kerupuk pipah pelompong mulai dijual di pasar-pasar tradisional dan menjadi salah satu jajanan khas yang dicari oleh warga lokal.
Hingga kini, keberadaan kerupuk pipah pelompong tetap bertahan meski di tengah gempuran camilan modern. Beberapa pelaku UMKM mulai mengembangkan produk ini dengan kemasan yang lebih menarik agar dapat dipasarkan lebih luas.
Sebagai bagian dari warisan kuliner daerah, kerupuk pipah pelompong tidak hanya mencerminkan kreativitas masyarakat dalam mengolah bahan sederhana, tetapi juga menjadi simbol kekayaan tradisi kuliner Madura yang patut dilestarikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....