Murah di Era Modern, Pisang Ternyata Lebih Mahal di Masa Lalu? Ini Faktanya

  • 19 Apr 2026 09:42 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Pisang sering dianggap buah murah sepanjang masa, tapi faktanya tidak sesederhana itu. Ada kejutan menarik jika membandingkan harga pisang sekarang dengan era 1970-an. Data menunjukkan realitas yang berbeda dari persepsi umum tentang harga pangan.

Seperti diinfokan laman Money Digest, pada tahun 1975, harga pisang sekitar 23,2 sen per pon. Sekilas terlihat sangat murah dibanding harga saat ini. Namun nilai uang saat itu jauh lebih tinggi dibanding sekarang.

Jika disesuaikan dengan inflasi, harga tersebut setara sekitar 1,41 dolar per pon saat ini. Artinya, pisang sebenarnya jauh lebih mahal di masa lalu dibanding sekarang. Perbandingan ini mengubah cara kita melihat harga pangan sehari-hari.

Sebagai perbandingan, harga pisang modern sekitar 65 sen per pon pada 2026. Ini berarti harga sekarang lebih dari 50 persen lebih murah secara riil. Padahal secara nominal terlihat jauh lebih mahal.

Fenomena ini terjadi di tengah inflasi besar pada dekade 1970-an. Saat itu hampir semua kebutuhan mengalami kenaikan harga signifikan. Pisang pun tidak lepas dari tekanan ekonomi tersebut.

Selain pisang, beberapa bahan pangan lain juga mengalami penurunan harga riil. Contohnya telur, ayam, dan beberapa sayuran yang tetap relatif terjangkau. Hal ini menunjukkan adanya perubahan efisiensi dalam produksi pangan.

Kemajuan teknologi pertanian dan distribusi berperan besar dalam menekan harga. Sistem logistik modern membuat biaya produksi dan pengiriman lebih efisien. Akibatnya, harga produk seperti pisang menjadi lebih stabil dan murah.

Meski begitu, tidak semua bahan makanan mengalami tren serupa. Beberapa komoditas justru menjadi lebih mahal seiring waktu. Karena itu, memahami harga riil penting untuk melihat kondisi ekonomi sebenarnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....