Bunga Lezat, Sayur Alternatif saat Lebaran

  • 25 Mar 2026 05:31 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Lebaran selalu identik dengan hidangan bersantan dan berlemak tinggi yang menggugah selera. Namun di balik kenikmatan tersebut, tubuh juga membutuhkan asupan yang lebih ringan dan menyehatkan. Di sinilah sayur bunga turi hadir sebagai alternatif yang mulai kembali dilirik oleh masyarakat.

Bunga turi, yang memiliki warna merah mencolok dan bentuk melengkung khas, sebenarnya bukan bahan baru dalam dunia kuliner Nusantara. Sejak dulu, tanaman ini telah dimanfaatkan sebagai bahan masakan rumahan, termasuk di wilayah Jawa dan sekitarnya. Sayangnya, popularitasnya sempat meredup seiring maraknya bahan pangan modern.

Ina salah seorang warga Kalimaget, Rabu 25 maret 2026 menceritakan, bunga turi rasanya cukup unik, dengan sedikit sentuhan pahit yang justru menjadi ciri khasnya. Ketika diolah dengan tepat, rasa tersebut berpadu sempurna dengan gurihnya santan atau pedasnya bumbu tumis.

"Untuk menghilangkan rasa pahitnya cukup membuang serbuk kuring yang ada didalam bunga," Katanya.

Selain soal rasa, bunga turi juga memiliki kandungan gizi yang tidak bisa dianggap remeh. Kaya akan serat, vitamin, serta antioksidan, sayuran ini cocok dikonsumsi setelah menyantap hidangan berlemak. Kehadirannya bisa membantu menyeimbangkan pola makan selama hari raya.

"Bunga ini cukup direbus sebentar untuk mengurangi rasa pahit, lalu dimasak menjadi sayur bening, lodeh, atau tumisan. Bisa juga dikreasikan dengan sambal atau campuran kelapa parut untuk menghasilkan cita rasa yang lebih kaya," tutur Ina.

Di tengah tren kembali ke bahan alami dan lokal, bunga turi menjadi salah satu contoh kekayaan pangan Indonesia yang patut dipertahankan. Tanaman ini mudah tumbuh di berbagai kondisi, sehingga bisa menjadi solusi pangan yang ekonomis sekaligus berkelanjutan bagi masyarakat.

Dengan segala kelebihan tersebut, sayur bunga turi layak mendapat tempat di meja makan saat Lebaran. Tidak hanya sebagai pelengkap, tetapi juga sebagai pilihan cerdas untuk menjaga keseimbangan gizi. (RIA)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....