Ikan Bakar Khas Sumenep KulinerTak Lekang oleh Waktu

  • 24 Jan 2026 15:53 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Di tengah menjamurnya kuliner modern, ikan bakar khas Kabupaten Sumenep, Madura, masih mempertahankan eksistensinya sebagai salah satu hidangan favorit masyarakat. Cita rasa khas yang berasal dari bumbu tradisional dan bahan baku ikan segar menjadikan kuliner ini tetap diminati dari generasi ke generasi.

Ikan bakar khas Sumenep dikenal dengan kesederhanaannya. Bumbu yang digunakan tidak berlebihan, namun kaya akan rempah khas Madura. Proses pembakaran menggunakan arang kelapa juga memberikan aroma asap yang kuat dan menggugah selera, sehingga menambah kelezatan hidangan tersebut.

Salah satu warga Kecamatan Lenteng, Subaidi, mengungkapkan bahwa ikan bakar telah menjadi bagian dari budaya kuliner masyarakat Sumenep. Menurutnya, hampir di setiap wilayah mudah ditemukan warung atau penjual ikan bakar, terutama pada sore hingga malam hari.

“Ikan bakar ini sudah seperti makanan sehari-hari bagi warga Sumenep. Rasanya sederhana tapi khas, dan cocok dimakan bersama keluarga,” ujar Subaidi saat ditemui di Lenteng.

Ia menjelaskan bahwa jenis ikan yang biasa digunakan antara lain ikan tongkol, kakap, kerapu, hingga ikan bawal. Ikan-ikan tersebut umumnya berasal dari hasil tangkapan nelayan lokal, sehingga kesegarannya tetap terjaga sebelum diolah.

“Biasanya ikannya masih segar dari laut. Itu yang bikin rasanya beda. Dibakar langsung di atas arang, jadi aromanya kuat,” katanya.

Selain bumbu dan proses pembakaran, sambal menjadi pelengkap penting dalam sajian ikan bakar khas Sumenep. Sambal terasi khas Madura yang pedas dan gurih sering disajikan bersama lalapan sederhana seperti mentimun dan kemangi. Perpaduan ini membuat cita rasa ikan bakar semakin nikmat.

Subaidi menilai, ikan bakar bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga menjadi sarana kebersamaan. Banyak warga memilih ikan bakar sebagai menu saat berkumpul bersama keluarga atau teman.

“Kalau sudah kumpul, ikan bakar itu pas. Bisa dimakan rame-rame, suasananya jadi lebih akrab,” ucapnya.

Keberadaan ikan bakar khas Sumenep juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata kuliner. Dengan kekayaan hasil laut dan tradisi memasak yang masih terjaga, kuliner ini dinilai mampu menarik minat wisatawan yang berkunjung ke Sumenep.

Pelestarian kuliner tradisional seperti ikan bakar diharapkan terus dilakukan agar tidak tergeser oleh makanan cepat saji. Selain mempertahankan identitas daerah, kuliner khas juga dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya para nelayan dan pelaku usaha kecil.

Dengan cita rasa yang autentik dan proses pengolahan yang masih tradisional, ikan bakar khas Sumenep membuktikan bahwa kuliner lokal tetap memiliki tempat di hati masyarakat, sekaligus menjadi simbol kekayaan budaya Madura yang patut dijaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....