Jangan Sepelekan Humming, Bersenandunglah!
- 19 Sep 2024 08:41 WIB
- Sumenep
KBRN, Sumenep: Humming atau bersenandung merupakan aktivitas menyanyikan lagu atau melodi dengan menutup bibir dan mengeluarkan suara dari hidung, biasanya dengan mulut tertutup. Terkesan ringan, sederhana atau bahkan sepele, ternyata humming memiliki banyak manfaat.
Saat seseorang bersenandung, mereka biasanya tidak mengucapkan lirik dari lagu tersebut, melainkan hanya mengikuti nadanya dengan suara yang lembut dan mendengung. Humming sering dilakukan ketika seseorang merasa santai, sedang berpikir, atau hanya ingin menikmati musik secara sederhana tanpa bernyanyi dengan keras.
Dikutip dari artikel Gemma Perry dan Profesor William Forde Thompsondan yang dimuat di bond.edu.au, suara dengungan yang kita ciptakan memaksa udara di tenggorokan sehingga pita suara bergetar. Getaran tersebut merangsang saraf vagus yang merupakan bagian dari sistem saraf parasimpatik. Sistem ini berfungsi untuk mengatur, menenangkan, dan memulihkan fungsi tubuh seperti detak jantung, pencernaan, dan pernapasan.
Selain itu, bersenandung dapat meningkatkan kadar oksida nitrat di hidung 15 kali lebih banyak dibanding dengan pernafasan pelan tanpa suara. Oksida nitrat berperan dalam banyak hal mulai dari kekebalan tubuh, aliran darah ke paru-paru, hingga gairah seksual.
Bersenandung juga menimbulkan efek psikologis. Efek ini meliputi peningkatan kesadaran tubuh dan kemampuan untuk memisahkan diri dari pikiran, emosi, dan sensasi sehingga humming biasa digunakan untuk meditasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....