Gejala Usus Buntu Menyerupai Asam Lambung, Waspadai Perpindahan Nyeri
- 08 Agt 2026 05:15 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Masyarakat diimbau tidak meremehkan rasa tidak nyaman pada ulu hati yang tak kunjung membaik. Dokter Spesialis Bedah RSUD Mohammad Noer Pamekasan, dr. Beatta Meidini Rahmat, mengungkapkan bahwa peradangan usus buntu sering kali memiliki gejala yang menyerupai penyakit asam lambung atau maag.
Dalam keterangannya di program Indonesia Sehat Pro 1 RRI Sumenep pada hari Jumat, 7 Agustus 2026, dr. Beatta menjelaskan bahwa gejala awal radang usus buntu umumnya diawali dengan rasa tidak nyaman di area ulu hati. Namun, ciri khas yang membedakannya terjadi dalam kurun waktu 24 hingga 48 jam, di mana rasa sakit tersebut akan bermigrasi atau berpindah secara konstan ke perut kanan bawah.
"Pada fase tersebut, nyeri di ulu hati biasanya menghilang dan berpindah ke kanan bawah. Pasien kerap merasakan nyeri yang makin hebat saat batuk atau mengejan, sehingga cenderung merasa lebih nyaman dalam posisi tubuh meringkuk untuk merelaksasi otot perut," ujar dr. Beatta.
Ia menambahkan, rentang usia yang paling rentan terkena peradangan usus buntu berada pada kisaran 5 hingga 45 tahun dengan rata-rata pasien berusia 28 tahun. Meski demikian, kondisi ini multifaktorial dan dapat menyerang siapa saja, termasuk lansia, terutama saat sistem imunitas tubuh mengalami penurunan drastis.
Masyarakat diharapkan segera memeriksakan diri ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) jika mengalami pola nyeri perut yang berpindah. Penanganan medis secara dini sangat penting untuk mencegah komplikasi infeksi yang lebih berat sebelum organ tersebut mengalami pembengkakan parah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....