Cegah Bullying sejak Dini Demi Tumbuh Kembang Anak Optimal

  • 30 Jul 2026 07:25 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Perundungan atau bullying dapat terjadi sejak usia prasekolah dalam berbagai bentuk, mulai dari ejekan, pengucilan, hingga tindakan fisik yang menyakiti teman. Meski kerap dianggap sebagai bagian dari proses bermain, perilaku tersebut dapat memberikan dampak serius terhadap tumbuh kembang anak jika tidak segera ditangani.

Karena itu, pencegahan bullying sejak dini menjadi langkah penting yang harus dilakukan secara bersama-sama. Orang tua, guru, dan lingkungan sekolah memiliki peran besar dalam menanamkan nilai empati, saling menghargai, serta mengajarkan penyelesaian konflik secara positif kepada anak.

Salah satu guru LPI Nurur Rahma Sumenep, Safitri, menyampaikan hal tersebut dalam wawancara di program Jaga Malam Pro 2. Menurutnya, dampak bullying tidak hanya memengaruhi kondisi emosional anak, tetapi juga perkembangan kognitif dan afektif mereka.

Safitri menjelaskan, anak yang menjadi korban bullying cenderung mengalami kesulitan berkonsentrasi, menurunnya minat belajar, serta berkurangnya rasa percaya diri untuk mengeksplorasi kemampuan yang dimiliki. Kondisi tersebut dapat menghambat proses belajar dan perkembangan potensi anak sejak usia dini.

Dari sisi afektif, korban bullying juga berisiko mengalami rasa takut, cemas, sedih, hingga enggan berinteraksi dengan teman sebaya. Dampak tersebut dapat menghambat perkembangan sosial dan emosional anak yang seharusnya berkembang pesat pada masa prasekolah.

Selain memengaruhi aspek emosional dan akademik, bullying juga dapat menghambat kemandirian anak. Rasa tidak aman dan ketakutan membuat anak lebih bergantung pada orang tua maupun guru dalam menjalani berbagai aktivitas. Apabila dibiarkan, kondisi ini dapat memengaruhi kesiapan anak untuk belajar, bersosialisasi, dan menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.

Oleh karena itu, menciptakan lingkungan belajar yang aman, ramah, dan bebas bullying merupakan tanggung jawab bersama. Dengan dukungan keluarga, sekolah, dan masyarakat, setiap anak diharapkan dapat tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mandiri, serta berkembang secara optimal. (Zal)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....