Jarak Kelahiran dan Sinergi Pengasuhan Kunci Sukses PHBS di Rumah
- 11 Jul 2026 03:10 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Keberhasilan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam keluarga ternyata berkaitan erat dengan program Keluarga Berencana (KB). Dengan mengatur jarak kelahiran ideal, yakni sekitar 4 tahun antara anak pertama dan kedua, orang tua dapat memaksimalkan pemberian kasih sayang dan edukasi.
Kedekatan emosional yang matang ini membuat anak pertama lebih siap mandiri dan tidak merasa cemburu saat kehadiran adiknya. Tantangan dalam pengasuhan kerap muncul ketika anak tinggal bersama kakek dan nenek yang cenderung memanjakan secara berlebihan.
Pola asuh yang tidak sinkron ini berpotensi menghambat konsistensi edukasi kesehatan yang sedang ditanamkan orang tua. Untuk mengatasi hal tersebut, ayah dan bunda perlu duduk bersama dengan kakek dan nenek guna menyamakan persepsi demi kebaikan masa depan anak.
"Memang harus duduk bersama antara kakek nenek dengan ayah bundanya untuk kebaikan anak. Kita harus memanajemen agar rasa sayang itu adalah sayang yang mendidik, sayang yang memberikan dan menjadikan anak berkarakter, bukan yang memanjakan," jelas Mariana Kristiyanti, Penyuluh KB Ahli Madya Dinas Kesehatan P2KB Sumenep, Jumat, 10 Juli 2026 saar menjelaskan strategi pola asuh.
Nilai-nilai kemandirian dan kebersihan, seperti menyapu dan mencuci piring, idealnya diajarkan sejak dini tanpa membedakan gender antara anak laki-laki maupun perempuan. Pembiasaan ini menjadi bekal krusial agar anak mampu bertahan dan hidup mandiri saat mereka harus menempuh pendidikan atau bekerja jauh dari orang tua.
Di Kabupaten Sumenep sendiri, fasilitas air bersih sudah memadai sehingga penerapan PHBS kini kembali pada komitmen personal masing-masing keluarga. Mariana mengajak seluruh orang tua di Sumenep untuk berbenah, berkomitmen, dan membangun komunikasi yang baik demi memberikan teladan istimewa bagi buah hati.
Diakhir, dirinya berpesan bahwa peran ayah tidak hanya sebatas mencari nafkah, melainkan juga harus terlibat aktif dalam memberikan contoh nyata di rumah. Dengan keteladanan yang konsisten, generasi muda Sumenep diharapkan tumbuh menjadi sosok yang disiplin, bertanggung jawab, mandiri, dan berkualitas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....