Lima Kardio Ringan yang Efektif Menjaga Sendi
- 21 Mei 2026 07:01 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Banyak orang menghindari olahraga karena takut lutut cepat sakit dan tubuh mudah cedera. Padahal, tidak semua latihan kardio memberi tekanan besar pada persendian. Low impact cardio hadir sebagai solusi olahraga aman sekaligus efektif menjaga kebugaran tubuh.
Low impact exercise merupakan jenis latihan yang mengurangi tekanan pada sendi tubuh. Latihan ini cocok untuk pemula, lansia maupun penderita nyeri sendi. Meski ringan, olahraga ini tetap mampu meningkatkan kesehatan jantung dan daya tahan tubuh, demikian dikutip dari Healthline.
Salah satu olahraga low impact paling populer adalah berenang. Air membantu menopang berat badan sehingga tekanan pada lutut dan pinggul jauh lebih ringan. Karena itu, berenang sering direkomendasikan untuk pemulihan cedera dan menjaga kebugaran tubuh.
Gaya bebas melatih bahu, dada, paha, trisep dan otot inti secara bersamaan. Selain gaya bebas, gaya dada, punggung dan kupu-kupu juga memberikan manfaat berbeda bagi tubuh. Setiap gaya renang memiliki fokus latihan otot yang tidak sama.
Jalan kaki juga menjadi pilihan kardio rendah benturan yang mudah dilakukan siapa saja. Dibanding berlari, aktivitas ini memberi tekanan lebih kecil pada lutut. Berjalan di trek tanah atau lintasan khusus bahkan lebih aman daripada permukaan beton.
Teknik berjalan yang benar membantu tubuh bekerja lebih efisien. Kekuatan langkah sebaiknya berasal dari kaki dan pinggul, bukan hanya lutut. Otot perut juga perlu tetap aktif untuk menjaga keseimbangan tubuh selama berjalan.
Olahraga rowing atau mendayung menggunakan mesin juga semakin diminati. Latihan ini melatih kekuatan tubuh bagian atas dan bawah secara bersamaan. Karena dilakukan sambil duduk, tekanan terhadap persendian menjadi lebih rendah.
Bersepeda termasuk olahraga kardio intensitas tinggi yang tetap ramah sendi. Aktivitas ini dapat dilakukan di luar ruangan maupun menggunakan sepeda statis. Intensitas latihan dapat diatur melalui tanjakan atau perubahan gigi sepeda.
Penelitian tahun 2019 menunjukkan indoor cycling memberi manfaat kesehatan cukup besar. Studi tersebut menemukan peningkatan kapasitas aerobik, tekanan darah, dan profil lemak tubuh. Peneliti juga menyebut manfaat itu bisa diperoleh tanpa program diet khusus.
Skating atau seluncur menghadirkan pola gerak berbeda dibanding olahraga kardio lainnya. Gerakan menyamping membantu melatih paha dalam, bokong, dan otot pinggul. Selain menyehatkan, skating juga menjadi aktivitas olahraga yang menyenangkan bagi anak muda.
Low impact cardio membuktikan olahraga tidak selalu identik dengan rasa sakit pada sendi. Aktivitas ringan tetap mampu memberi tantangan kebugaran jika dilakukan secara rutin. Jenis latihan ini juga cocok dijadikan alternatif saat masa pemulihan tubuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....