Thibbun Nabawi Kian Relevan, Gus Koko Tekankan Pengobatan Preventif

  • 08 Mei 2026 08:29 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Thibbun Nabawi atau metode pengobatan yang diajarkan Rasulullah SAW kini semakin berkembang dan relevan dengan dunia kesehatan modern. Konsep pengobatan ini tidak hanya berfokus pada penyembuhan, tetapi juga mengedepankan upaya pencegahan sebelum penyakit muncul.

Hal tersebut disampaikan oleh Junaidi Taufik atau yang akrab disapa Gus Koko, Koordinator Divisi Thibbun Nabawi LKPCNU Sumenep. Ia menjelaskan, secara sederhana Thibbun Nabawi merupakan metode pengobatan yang dilakukan dan dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

“Dalam implementasinya saat ini, thibbun nabawi berkembang dan bersinergi dengan metode pengobatan timur seperti dari China, Jepang, hingga India yang sudah ada sejak ribuan tahun lalu,” ujarnya, Jum'at 8 Mei 2026.

Menurut Gus Koko, manfaat dari thibbun nabawi sangat luas. Tidak hanya sebagai metode pengobatan, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk menjaga kesehatan tubuh.

Ia mencontohkan praktik bekam yang dilakukan Rasulullah SAW bukan semata karena sakit, melainkan sebagai bentuk perawatan kesehatan. Namun, seiring keterbatasan pemahaman masyarakat, metode ini kini dikembangkan agar dapat dimanfaatkan sebagai pengobatan sekaligus pendamping medis pasca perawatan.

Lebih lanjut, Gus Koko menilai bahwa relevansi thibbun nabawi dengan pengobatan modern semakin kuat. Hal ini didukung oleh berbagai penelitian medis yang mulai mengakui manfaat bahan-bahan herbal yang sejak dahulu digunakan secara tradisional.

“Dulu orang tua kita menggunakan jinten hitam, kunyit, madu dan lainnya secara langsung. Sekarang sudah diolah dalam bentuk kapsul sehingga lebih praktis dikonsumsi,” katanya.

Dalam praktiknya, salah satu teknik yang dikenal luas adalah bekam. Rasulullah SAW dalam hadis sahih menyebutkan bahwa bekam merupakan salah satu pengobatan terbaik. Kini, teknik tersebut bahkan berkembang menjadi bekam medis yang dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional.

Meski demikian, Gus Koko menegaskan bahwa dalam konsep thibbun nabawi, kesembuhan sejatinya datang dari Allah SWT. Sementara tenaga medis dan praktisi pengobatan hanyalah sebagai perantara ikhtiar.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dengan pendekatan preventif, sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat kesehatan yang diberikan.

“Merawat tubuh dengan baik adalah bagian dari ikhtiar dan wujud syukur kita kepada Allah SWT." ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....