Campak, Dosen Kesehatan Unija Ingatkan Pentingnya Isolasi dan Imunitas

  • 16 Apr 2026 10:29 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Penyakit campak masih menjadi ancaman kesehatan yang perlu diwaspadai masyarakat, terutama di lingkungan keluarga. Penanganan yang cepat dan tepat dinilai menjadi kunci untuk mencegah penularan serta risiko komplikasi yang berbahaya.

Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep Sri Yunita mengatakan penyebab campak adalah virus yang sangat mudah menular, terutama pada anak-anak. Hal tersebut harus diantisipasi dengan penanganan awal yang tepat.

“Karena itu, ketika ada anggota keluarga yang mulai menunjukkan gejala seperti demam dan muncul ruam merah, harus segera diisolasi,” katanya Kamis, 16 April 2026.

Menurutnya, langkah isolasi menjadi penting untuk mencegah penyebaran virus. Selain itu, penerapan kebersihan diri atau personal hygiene juga harus diperketat, termasuk membatasi kontak dengan lingkungan sekitar.

Peningkatkan daya tahan tubuh anak juga dibutuhkan. Asupan nutrisi yang baik dibutuhkan tubuh agar mampu melawan virus secara optimal. Selajutnya pencegahan dengan imunisasi.

“Karena ini virus, maka dilawan dengan antibodi, anak-anak harus disupport nutrisinya, perbanyak minum, konsumsi protein tinggi, dan jika perlu ditambah multivitamin agar imunitasnya kuat,” katanya.

Ia mengingatkan campak dapat berakibat fatal jika tidak ditangani dengan baik sejak awal. Risiko kematian umumnya bukan berasal dari penyakit campak itu sendiri, melainkan akibat komplikasi yang ditimbulkan.

“Yang berbahaya itu komplikasinya, virus bisa menyerang paru-paru hingga menyebabkan sesak, bahkan bisa menyebar ke otak. Itu yang bisa berujung fatal,” ucapnya.

Risiko tersebut dapat dicegah apabila penanganan dilakukan sejak dini. Deteksi awal dan perawatan yang tepat akan mencegah campak berkembang menjadi komplikasi serius. Ia mengimbau masyarakat tidak ragu memeriksaan ke fasilitas kesehatan apabila menemukan gejala campak. (Ref)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....