Puskesmas Manding Lakukan Investigasi Kontak guna Putus Mata Rantai Tuberkulosi
- 20 Mar 2026 10:01 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Puskesmas Manding, Kabupaten Sumenep, berkomitmen penuh dalam memberantas penyakit tuberkulosis (TBC) melalui langkah proaktif mendatangi rumah pasien. Upaya investigasi kontak ini dilakukan untuk melakukan pelacakan (tracking) kasus secara dini di tengah masyarakat.
Kepala Puskesmas Manding, Nuruddin, menjelaskan bahwa deteksi dini sangat penting untuk menemukan pengidap TBC yang belum terdiagnosis sebelumnya. Dengan penemuan kasus yang lebih cepat, proses pencegahan penularan kepada warga sekitar dapat segera dilakukan.
“Kita berusaha menemukan kasus TBC secara dini dengan mendeteksi orang yang telah terinfeksi, terutama yang belum terdiagnosis sebelumnya,” katanya, Jumat 20 Maret 2026.
Selain orang dewasa, Puskesmas Manding memberikan perhatian khusus pada infeksi laten, terutama bagi anak-anak di bawah lima tahun yang melakukan kontak erat dengan pasien. Jika ditemukan kontak positif, petugas medis akan langsung memberikan penanganan medis yang sesuai dengan standar kesehatan.
Langkah terakhir dari investigasi ini adalah mengidentifikasi sumber penularan utama, khususnya pada kasus TBC anak, guna mencari orang dewasa yang menjadi sumber penular awal.
“Kami memberikan pengobatan tepat serta memastikan kontak yang positif TBC segera mendapatkan pengobatan yang sesuai,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Puskesmas Manding menerjunkan tenaga medis ahli untuk memastikan seluruh rangkaian investigasi dan pengobatan berjalan efektif demi mewujudkan wilayah bebas TBC.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....