Puskesmas Bluto Luncurkan Inovasi DATUK LaTIB guna Percepat Deteksi TBC
- 19 Mar 2026 21:09 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Puskesmas Bluto resmi meluncurkan inovasi DATUK LaTIB atau waspada Batuk Gejala TBC sebagai langkah strategis memperkuat deteksi dini penyakit tuberkulosis di masyarakat. Program ini menyasar kelompok rentan dan lingkungan padat, diawali dengan sosialisasi di Pondok Pesantren Nurul Islam, Desa Karang Cempaka.
Inovasi ini menitikberatkan pada peningkatan kewaspadaan terhadap gejala batuk berkepanjangan yang kerap diabaikan warga. Dalam pelaksanaannya, Puskesmas Bluto menggandeng perawat Ponkestren dan kader Yabhisa untuk memberikan edukasi komprehensif mengenai pola penularan serta pentingnya pemeriksaan medis jika batuk berlanjut hingga dua minggu.
Kepala Puskesmas Bluto, dr. Rifmi Utami, M.Kes., menjelaskan bahwa melalui inovasi ini, pihaknya membentuk peran JUMANTUK (Juru Pemantau Batuk) yang melibatkan pengurus pesantren.
"Para pengurus kami bekali kemampuan untuk memantau santri atau warga pondok yang batuk terus-menerus dan segera mendorong mereka melakukan pemeriksaan kesehatan," katanya, Kamis 19 Maret 2026.
Selain edukasi, petugas juga melakukan skrining langsung kepada para santri. Langkah ini diambil guna memastikan temuan gejala awal dapat segera ditindaklanjuti secara medis sebelum terjadi penularan yang lebih luas di lingkungan pesantren.
Rifmi berharap kehadiran DATUK LaTIB mampu mengubah pola pikir masyarakat dalam menghadapi gejala TBC secara lebih proaktif.
"Dengan deteksi dini dan pengobatan yang tepat, penularan TBC dapat dicegah sehingga kesehatan masyarakat dapat lebih terjaga," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....