Jus Kersen Fermentasi Berpotensi Cegah Diabetes

  • 17 Mar 2026 06:10 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Bagi sebagian generasi milenial yang tumbuh di lingkungan perkampungan atau sekolah dengan banyak pepohonan, buah kersen tentu bukan hal asing.

Buah kecil berwarna merah yang sering dipetik langsung dari pohonnya ini dulu kerap menjadi camilan sederhana saat bermain di halaman atau di pinggir jalan.

Rasanya yang manis membuat kersen digemari, meski saat itu banyak orang belum menyadari bahwa buah tersebut menyimpan potensi kesehatan yang besar.

Kini, buah yang sering dianggap sepele itu justru menarik perhatian para peneliti. Kersen mulai dikaji sebagai bahan pangan yang memiliki manfaat kesehatan, terutama untuk membantu mengontrol kadar gula darah.

Penelitian mengenai potensi ini dilakukan oleh para peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional melalui Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan BRIN.

Dalam penelitian tersebut, buah kersen diolah menjadi jus yang kemudian melalui proses fermentasi sederhana. Fermentasi sendiri sebenarnya bukan hal asing dalam kehidupan sehari-hari.

Banyak makanan yang kita kenal juga dibuat melalui proses serupa, seperti tempe atau tape. Proses ini membantu meningkatkan manfaat dari bahan makanan yang diolah.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa jus kersen yang difermentasi memiliki potensi sebagai minuman yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah.

Dengan kata lain, minuman ini berpeluang menjadi alternatif pendamping gaya hidup sehat, terutama bagi masyarakat yang ingin menjaga kadar gula dalam tubuh.

Manfaat kesehatan lainnya adalah mampu melawan radikal bebas yang dapat merusak sel tubuh dan menyebabkan berbagai penyakit. Jus hasil fermentasi ini juga lebih efektif dalam menghambat kerja enzim yang meningkatkan kadar gula darah, sehingga berpotensi membantu mencegah atau mengontrol diabetes tipe 2.

Selain itu, minuman fermentasi dari buah kersen juga memiliki potensi sebagai minuman fungsional berbahan lokal. Jika dikembangkan lebih lanjut, produk ini bisa menjadi inovasi pangan yang tidak hanya menyehatkan tetapi juga memiliki nilai ekonomi.

Buah kersen yang selama ini sering dianggap tanaman liar dapat diolah menjadi produk yang bernilai jual.

Penelitian ini menunjukkan bahwa sumber daya alam sederhana yang sering kita jumpai ternyata memiliki manfaat besar jika diteliti dan diolah dengan tepat.

Dengan pengembangan lebih lanjut, jus kersen fermentasi berpotensi menjadi salah satu inovasi minuman kesehatan yang berasal dari kekayaan hayati Indonesia. (RRI - Alfi Dalilah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....