Pakar Mikrobiologi: "Superflu" Tidak Berbahaya

  • 13 Jan 2026 10:59 WIB
  •  Sumenep

KBRN, Sumenep : Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik RSUD dr. Moh. Zyn Sampang, dr. Andy Setiawan, M.Ked.Klin., SpMK, menyatakan bahwa fenomena penyakit yang disebut "Superflu" bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan. Menurutnya, karakteristik klinis penyakit tersebut tidak berbahaya dan identik dengan influenza pada umumnya.

Hal tersebut ditegaskan Andy saat hadir sebagai narasumber dalam program interaktif Sumenep Menyapa di RRI Sumenep, Selasa (13/1/2026).

Ia menjelaskan bahwa istilah "Superflu" sering kali memicu persepsi yang salah di tengah masyarakat, seolah-olah merupakan virus baru yang jauh lebih mematikan.

"Masyarakat tidak perlu panik. Secara klinis dan mikrobiologis, Superflu ini sebenarnya memiliki karakteristik yang sama dengan influenza biasa yang selama ini kita temui," ujar dr. Andy Setiawan.

Ia memaparkan bahwa gejala yang muncul pada pasien tetap berada pada koridor infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) ringan, seperti batuk, pilek, demam, dan nyeri tenggorokan. Penamaan "super" biasanya merujuk pada durasi penyembuhan yang sedikit lebih lama atau gejala yang terasa lebih intens pada individu dengan imunitas rendah, namun bukan berarti memiliki tingkat keganasan yang tinggi.

Sebagai pakar mikrobiologi klinik, dr. Andy menekankan bahwa kunci utama dalam menghadapi influenza jenis apa pun adalah penguatan sistem imun tubuh dan perilaku hidup bersih.

"Virus influenza memang mudah bermutasi, namun pola penanganannya tetap sama. Cukup istirahat, asupan nutrisi yang baik, dan menjaga kebersihan tangan sudah sangat efektif untuk memutus rantai penularan," katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya penggunaan masker bagi individu yang sedang mengalami gejala flu agar tidak menularkan virus kepada orang lain, terutama kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak.

Melalui klarifikasi ini, diharapkan masyarakat di wilayah Madura, khususnya Sumenep dan Sampang, tidak lagi merasa resah dengan pemberitaan mengenai Superflu dan tetap menjalankan aktivitas sehari-hari dengan menerapkan pola hidup sehat.

Rekomendasi Berita