Darah Emas, Golongan Darah Langka yang Hanya Dimiliki Segelintir Orang

  • 03 Okt 2026 12:30 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep: Istilah “darah emas” merujuk pada fenotipe darah yang sangat langka, yaitu Rh-null. Kondisi ini terjadi ketika sel darah merah tidak memiliki seluruh antigen dari sistem golongan darah Rh.

Fenotipe Rh-null berbeda dengan golongan darah Rh negatif yang lebih dikenal masyarakat. Pada Rh negatif, seseorang tidak memiliki antigen D, sedangkan Rh-null tidak memiliki seluruh antigen Rh pada permukaan sel darah merah.

Kelangkaan Rh-null membuatnya mendapat julukan “darah emas” dalam berbagai literatur dan pemberitaan. Sebuah laporan ilmiah memperkirakan frekuensinya sekitar satu dari enam juta orang, meskipun jumlah individu yang teridentifikasi dapat berbeda berdasarkan populasi dan metode pendataan.

Keunikan Rh-null tidak hanya terletak pada kelangkaannya. Sel darah merah dengan fenotipe ini tidak membawa antigen Rh, sehingga sangat berharga untuk membantu transfusi pasien tertentu yang memiliki antibodi terhadap antigen Rh.

Namun, kondisi tersebut juga menjadi tantangan bagi pemilik Rh-null ketika membutuhkan transfusi. Mereka dapat mengalami kesulitan memperoleh darah yang benar-benar kompatibel, sehingga layanan transfusi membutuhkan pemeriksaan imunhematologi khusus dan akses terhadap donor langka.

Penelitian juga menunjukkan Rh-null dapat berkaitan dengan kelainan pada sel darah merah. Beberapa individu mengalami anemia hemolitik kronis dengan tingkat keparahan yang berbeda, termasuk perubahan bentuk sel darah merah.

Karena itu, pemilik Rh-null perlu mendapatkan perhatian khusus dalam sistem transfusi darah. Registri donor langka, penyimpanan darah beku, pemeriksaan molekuler, dan koordinasi antarbank darah menjadi bagian penting untuk menjaga ketersediaan darah yang sesuai.

Studi terbaru yang terbit pada 2026 menegaskan Rh-null merupakan fenotipe paling langka dalam sistem golongan darah Rh. Kelangkaannya menunjukkan bahwa setiap donor dengan fenotipe tersebut memiliki arti penting bagi layanan transfusi dan pasien dengan kebutuhan darah yang sangat khusus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....