Dari Blangkon ke Dua Buku, Kepala SDN Panaongan III Siapkan Warisan Pendidikan

  • 09 Sep 2026 04:00 WIB
  •  Sumenep

KBRN, Sumenep- Kepala SDN Panaongan III, Agus Sugianto, S.Pd., terus melakukan inovasi untuk memperkuat pengembangan sekolah. Tidak hanya melalui berbagai program pendidikan karakter, tetapi juga dengan mendokumentasikan arah pengembangan sekolah dan tata kelola program unggulan dalam dua buah buku.

Dua buku tersebut masing-masing berjudul “Model Pendidikan Khas SDN Panaongan III Tahun 2026–2030” dan “SOP Program Unggulan SDN Panaongan III.”

Kedua buku tersebut mendapatkan Kata Pengantar sekaligus tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan, S.Pd., M.T., pada Selasa, 8 September 2026.

Agus Sugianto menjelaskan, buku Model Pendidikan Khas SDN Panaongan III Tahun 2026–2030 menjadi roadmap pengembangan sekolah untuk empat tahun ke depan. Buku tersebut memuat arah dan target pendidikan karakter yang ingin dicapai SDN Panaongan III pada periode kedua kepemimpinannya.

“Buku pertama ini merupakan roadmap pendidikan khas SDN Panaongan III. Kami ingin menggambarkan apa yang hendak dicapai sekolah dalam empat tahun ke depan. Program pendidikan karakter yang selama ini sudah berjalan harus memiliki arah dan target yang jelas,” ujar Agus Sugianto.

Sementara buku kedua berisi Standar Operasional Prosedur (SOP) dari berbagai program unggulan yang selama ini telah berjalan di SDN Panaongan III.

Program tersebut di antaranya SASIDA, MALESSAMA, BERTASBIH, JUMPAYASIN, BAYAMA, SEGISAMA, SAPASATE, dan sejumlah program pendidikan karakter lainnya.

Menurut Agus, penyusunan SOP tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan program sekolah.

“Kalau suatu saat saya mutasi ke sekolah lain, saya berharap program-program yang sudah berjalan di SDN Panaongan III tidak ikut berhenti. Kepala sekolah berikutnya bisa membuka buku ini dan memiliki petunjuk teknis untuk melanjutkannya,” jelasnya.

Ia menegaskan, inovasi sekolah seharusnya tidak bergantung kepada satu sosok kepala sekolah.

“Yang kami bangun bukan hanya program, tetapi juga sistem. Jadi ketika terjadi pergantian kepemimpinan, budaya baik yang sudah dibangun tetap bisa dilanjutkan,” imbuhnya.

Kepala Dinas Apresiasi Inovasi

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan, S.Pd., M.T., mengapresiasi langkah inovatif yang dilakukan Agus Sugianto.

Ia menilai penyusunan roadmap dan SOP merupakan langkah positif karena program pendidikan yang telah berjalan tidak hanya dilaksanakan, tetapi juga didokumentasikan secara sistematis.

“Saya sangat respek dan mendukung gerakan inovatif yang dilakukan Pak Agus Sugianto. Ini bukan hanya tentang membuat program, tetapi bagaimana program itu didokumentasikan dan memiliki sistem sehingga dapat terus dilaksanakan,” kata Moh. Iksan.

Menurutnya, keberadaan dua buku tersebut dapat membantu menjaga kesinambungan program ketika terjadi pergantian kepemimpinan di sekolah.

“Kalau inovasi sudah dituangkan dalam roadmap dan SOP, siapa pun yang nanti memimpin sekolah akan memiliki pedoman untuk melanjutkannya. Ini sangat positif karena inovasi tidak berhenti pada orangnya, tetapi bisa menjadi budaya dan sistem sekolah,” ujarnya.

Moh. Iksan berharap berbagai inovasi yang dilakukan SDN Panaongan III dapat memberikan dampak positif terhadap iklim belajar peserta didik.

“Saya yakin apa yang dilakukan Pak Agus Sugianto akan berdampak positif terhadap iklim belajar di SDN Panaongan III. Ketika iklim belajar dan budaya sekolah semakin baik, kita berharap hal itu juga berdampak pada capaian pendidikan dan standar kelulusan siswa,” ungkapnya.

Dua buku tersebut kini menjadi koleksi terbatas SDN Panaongan III dan diharapkan menjadi dokumen penting bagi perjalanan sekolah.

Bagi Agus Sugianto yang dikenal dengan penampilan khas blangkon, kedua buku tersebut bukan sekadar kumpulan tulisan. Keduanya menjadi bagian dari ikhtiar meninggalkan sistem yang dapat terus digunakan oleh sekolah.

Sebab, ketika suatu saat kepala sekolah berganti, program boleh diwariskan, sistem harus dilanjutkan, dan budaya baik diharapkan tetap hidup.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....