SDN Poteran 1 Resmi Buka Program Perpustakaan Ramah Anak Nasional

  • 24 Mei 2026 16:26 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep — SDN Poteran 1 resmi membuka Program Perpustakaan Ramah Anak Nasional (PPRAN), sebagai upaya memperkuat budaya literasi siswa melalui kolaborasi antara sekolah, guru, dan keluarga.

Kegiatan pembukaan dihadiri oleh para guru, wali murid, pendamping program, serta Koordinator Lapangan Program Perpustakaan Ramah Anak Nasional Kabupaten Sumenep.

Kepala SDN Poteran 1, Sa’duki, menyampaikan bahwa keberadaan perpustakaan ramah anak diharapkan menjadi ruang belajar yang nyaman, menarik, dan menyenangkan bagi siswa. Menurutnya, penguatan budaya membaca tidak cukup hanya dilakukan di lingkungan sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan keluarga di rumah.

Ia menegaskan keterlibatan orang tua menjadi faktor penting agar kebiasaan membaca dapat tumbuh secara berkelanjutan.

"Kerja sama sekolah dan wali murid sangat dibutuhkan agar budaya membaca anak terus berkembang," ujarnya, Minggu 24 Mei 2026.

Usai pembukaan, para wali murid diajak melihat langsung fasilitas perpustakaan yang telah disiapkan sekolah. Perpustakaan tersebut dilengkapi koleksi buku berjenjang sesuai kemampuan membaca siswa serta ruang baca yang dirancang lebih ramah dan nyaman bagi anak.

Pendamping program, Imam Bukhari, menjelaskan bahwa Program Perpustakaan Ramah Anak merupakan hasil kolaborasi antara ProVisi Education, Kemendikdasmen, dinas pendidikan, dan sekolah untuk membangun ekosistem literasi di tingkat pendidikan dasar.

Menurutnya, program dilaksanakan secara bertahap melalui pelatihan, lokakarya, hingga pendampingan daring kepada sekolah peserta.

Ia menekankan bahwa tantangan utama bukan sekadar membangun perpustakaan, tetapi menjaga agar perpustakaan tetap aktif dan menjadi bagian dari aktivitas belajar sehari-hari.

"Membangun perpustakaan bisa dilakukan dalam waktu singkat, tetapi menjaga agar tetap hidup dan dimanfaatkan siswa setiap hari membutuhkan komitmen bersama," katanya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Program Perpustakaan Ramah Anak Nasional Kabupaten Sumenep, Moh Syaiful Bahri, mengapresiasi komitmen SDN Poteran 1 yang telah menjalankan seluruh tahapan program hingga proses pembukaan.

Ia berharap perpustakaan ramah anak tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi terus berkembang menjadi ruang literasi yang aktif dan dekat dengan kehidupan siswa. Menurutnya, dukungan keluarga akan menjadi faktor penting dalam keberhasilan program, terutama saat siswa mulai membawa buku bacaan ke rumah.

"Perpustakaan ramah anak ini bukan hanya milik sekolah, tetapi menjadi ruang bersama untuk menumbuhkan kebiasaan membaca anak-anak," ujarnya.

Melalui program tersebut, SDN Poteran 1 diharapkan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih ramah, aktif, dan mendukung tumbuhnya budaya literasi di kalangan siswa.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....