Mahasiswa Sapeken Dorong Desa Digital dan Aksi Nyata

  • 27 Apr 2026 22:10 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID Sumenep — Mahasiswa sebagai generasi penerus masyarakat kepulauan, khususnya Pulau Sapeken, Kabupaten Sumenep, didorong untuk menghadirkan perubahan nyata melalui ide dan gagasan inovatif bagi daerah asalnya.

Hal tersebut mengemuka dalam program Jaga Malam Pro2 FM pada segmen obrolan komunitas bersama kader HIMPAS (Himpunan Mahasiswa Kepulauan Sapeken) angkatan 2025. Dialog tersebut menghadirkan narasumber dari Fakultas UNIBA Sumenep, yakni Ahmad Juhdi dan Laili Nur Hidayati, melalui siaran live TikTok Pro2 FM dengan tema “Suara Mahasiswa Kepulauan: Antara Ide dan Realita”, Senin (27/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Laili Nur Hidayati mengungkapkan gagasannya untuk membangun desa digital di wilayah kepulauan. Menurutnya, perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut masyarakat untuk memiliki literasi digital agar tidak tertinggal.

Ia menjelaskan, konsep desa digital dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi daerah kepulauan kepada masyarakat luas. Selain itu, warga juga dapat memanfaatkan platform digital sebagai sumber penghasilan baru, seperti pembuatan konten, pemasaran produk lokal, hingga pengembangan keterampilan digital.

“Melalui desa digital, saya ingin masyarakat kepulauan lebih dikenal dan mampu memanfaatkan teknologi sebagai peluang ekonomi baru,” ujarnya.

Sementara itu, Ahmad Juhdi menekankan pentingnya peran mahasiswa asal kepulauan untuk kembali berkontribusi dengan membawa ide dan gagasan yang aplikatif bagi kemajuan daerah.

Ia menegaskan bahwa ide tidak boleh berhenti pada tataran wacana, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Ia berharap ke depan semakin banyak mahasiswa kepulauan yang mampu mengembangkan gagasan serta merealisasikannya demi kemajuan daerah asal.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....