Harga Plastik Naik, Ini Solusinya!

  • 09 Apr 2026 09:23 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Kenaikan harga plastik dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian pelaku industri dan masyarakat. Bahan plastik yang digunakan dalam kemasan, rumah tangga, hingga sektor industri mengalami lonjakan signifikan. Kondisi ini dipicu oleh berbagai faktor global dan domestik yang saling berkaitan.

Pelaku usaha kecil hingga industri besar menghadapi peningkatan biaya produksi. Sementara itu, konsumen juga harus menanggung kenaikan harga produk yang menggunakan kemasan plastik.

Mengatasi persoalan ini, diperlukan sejumlah solusi strategis, yakni mendorong penggunaan bahan alternatif ramah lingkungan seperti bioplastik atau kemasan berbasis kertas. Inovasi ini dapat mengurangi ketergantungan pada plastik berbasis minyak bumi. Hal ini disampaikan Andritiyas Nurikayanti, Fungsional Penyuluh Ahli Muda Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumenep yang juga aktivis lingkungan kepada RRI, Kamis 9 April 2026.

“Meningkatkan program daur ulang plastik, termasuk memperkuat sistem pengelolaan sampah, bahan plastik bekas yang dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan baku industri, ini tidak hanya menekan biaya, tetapi juga mengurangi dampak lingkungan,” katanya menegaskan.

Menurut Andrit, efisiensi penggunaan plastik di tingkat konsumen juga menjadi langkah penting. Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan beralih ke produk yang dapat digunakan berulang kali akan membantu menekan permintaan. Misalnya saat berbelanja, bisa membawa kantong belanja sendiri, kemudian saat bepergian, membawa tumbler yang sudah diisi air dari rumah atau bisa diisi ulang dari air galon yang disediakan saat bekerja di kantor.

Ini adalah momentum, sehingga masyarakat saatnya mengubah gaya hidup, mengubah mindset, untuk meminimalisir penggunaan plastik berlebih. Selain mengurangi sampah plastik, penggunaan produk ramah lingkungan juga menjadi langkah jangka panjang yang berfokus pada keberlanjutan dan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan di masa depan.

Andrit berharap, dengan kenaikan harga plastik saatnya beralih menggunakan barang yang lebih ramah lingkungan, lebih tahan lama dan aman untuk bumi ini. Krisis sampah plastik selama ini dianggap hal yang normatif atau biasa saja sehingga dengan kenaikan harga plastik ini, memaksa manusia untuk mencari alternatif pengganti plastik. Meski dirasa lebih mahal, namun tidak banyak berdampak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....