Kehidupan di Palung Mariana

  • 08 Apr 2026 13:10 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Palung Mariana dikenal sebagai titik terdalam di Bumi yang menyimpan berbagai misteri. Terletak di Samudra Pasifik, wilayah ini memiliki kondisi yang sangat ekstrem, mulai dari tekanan tinggi, suhu dingin, hingga kegelapan total tanpa cahaya matahari.

Melansir dari Nature World News, meskipun berada dalam kondisi yang sangat tidak bersahabat, berbagai makhluk hidup justru mampu bertahan dan berkembang di kedalaman ini. Hal ini menunjukkan bahwa kehidupan di Bumi memiliki kemampuan adaptasi yang luar biasa.

Kedalaman Palung Mariana mencapai hampir 11.000 meter di titik terdalamnya, Challenger Deep. Tekanan di sana bahkan bisa lebih dari 1.000 kali tekanan di permukaan laut, sementara suhu berada di sekitar titik beku.

Meski begitu, para ilmuwan menemukan beragam organisme, mulai dari mikroorganisme hingga hewan laut seperti ikan transparan dan krustasea. Banyak di antaranya kehilangan pigmen dan penglihatan, lalu mengandalkan cahaya alami tubuh atau sinyal kimia untuk bertahan hidup.

Beberapa hewan yang hidup di sana antara lain amphipod yang menyerupai udang kecil, xenophyophore yang merupakan organisme bersel tunggal berukuran besar, serta teripang dan ubur-ubur laut dalam. Mereka membentuk ekosistem unik yang mampu bertahan di lingkungan ekstrem.

Salah satu penemuan menarik adalah ikan snailfish Mariana, yang disebut sebagai vertebrata terdalam yang pernah ditemukan. Ikan ini memiliki tubuh lembut dan transparan, serta struktur khusus yang memungkinkannya bertahan di tekanan tinggi.

Untuk bertahan hidup, makhluk laut dalam memiliki adaptasi khusus seperti tubuh fleksibel, enzim tahan tekanan, serta kemampuan memanfaatkan energi dari bahan kimia melalui proses chemosynthesis. Penelitian ini membuktikan bahwa bahkan di tempat paling gelap dan ekstrem sekalipun, kehidupan tetap bisa berkembang.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....