Ditagih Utang Kok Marah? Ini Alasan Psikologisnya
- 05 Feb 2026 18:38 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Pernahkah Anda menagih utang, tapi justru dimarahi? Fenomena ini sering terjadi dan membingungkan banyak orang. Ternyata, ada penjelasan ilmiah di baliknya.
Menurut Riati Sri Hartini, dosen dan psikiater dari IPB University, reaksi marah saat ditagih utang berkaitan dengan stres finansial. Tekanan ekonomi membuat seseorang merasa terancam dan kehilangan kontrol emosi. Demikian dilansir dari laman IPB University.
Secara biologis, otak merespons tekanan dengan mengaktifkan amigdala, pusat deteksi ancaman. Sementara itu, prefrontal cortex yang mengatur logika dan emosi justru melemah.
Kondisi ini memicu respons "fight or flight", membuat seseorang bersikap defensif atau agresif. Reaksi ini bukan karena sifat buruk, melainkan mekanisme pertahanan diri.
Riati menegaskan, perilaku ini bukan tanda gangguan jiwa. Sebaliknya, ini adalah respons normal terhadap tekanan dan rasa malu akibat utang.
Namun, jika kemarahan muncul terus-menerus dan mengganggu kehidupan sehari-hari, perlu diwaspadai. Konsultasi dengan profesional bisa membantu mengelola emosi dengan lebih baik.
Memahami alasan di balik reaksi marah saat ditagih utang dapat membantu kita bersikap lebih bijak. Empati dan komunikasi yang baik menjadi kunci dalam menghadapi situasi ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....