WhatsApp Tingkatkan Perlindungan dari Serangan Siber

  • 28 Jan 2026 20:21 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – WhatsApp meluncurkan fitur keamanan terbaru untuk melindungi penggunanya dari ancaman serangan siber yang kian kompleks. Fitur bernama “Strict Account Settings” ini dirancang sebagai lapisan perlindungan tambahan, terutama bagi pengguna yang berisiko tinggi menjadi target kejahatan digital.

Dalam laporan Reuters, disebutkan bahwa fitur tersebut memungkinkan pengguna mengaktifkan pengaturan keamanan paling ketat hanya dengan satu kali klik. “WhatsApp telah memperkenalkan fitur baru bernama ‘Strict Account Settings’ untuk menawarkan perlindungan lanjutan bagi pengguna yang rentan terhadap ancaman siber canggih,” tulis Reuters, Selasa 27 Januari 2026.

Melalui mode ini, WhatsApp secara otomatis akan memblokir unduhan media dari nomor yang tidak dikenal, menonaktifkan pratinjau tautan, serta membisukan panggilan masuk dari kontak yang tidak tersimpan. Mekanisme tersebut dinilai efektif dalam menekan risiko penyebaran malware, tautan berbahaya, serta upaya penipuan berbasis pesan instan.

Ancaman kejahatan siber sendiri terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah pengguna internet. Data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat, sepanjang 2024 terdapat lebih dari 400 juta anomali trafik siber di Indonesia, dengan sebagian besar serangan memanfaatkan aplikasi pesan instan dan media sosial sebagai pintu masuk.

Reuters juga melaporkan bahwa fitur keamanan ini ditujukan bagi kelompok pengguna tertentu, seperti jurnalis, aktivis, serta tokoh publik yang kerap menjadi sasaran serangan digital tingkat lanjut, termasuk penyadapan akun dan penipuan berbasis rekayasa sosial (social engineering).

Peluncuran fitur ini menunjukkan upaya WhatsApp dalam merespons kekhawatiran global terhadap perlindungan data pribadi. Laporan We Are Social 2025 mencatat, WhatsApp digunakan oleh lebih dari 2 miliar pengguna aktif di dunia, termasuk sekitar 90 persen pengguna internet di Indonesia, sehingga isu keamanan menjadi semakin krusial.

Dengan hadirnya “Strict Account Settings”, WhatsApp mengikuti jejak sejumlah perusahaan teknologi besar yang lebih dulu menghadirkan mode keamanan tingkat tinggi. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan pengguna sekaligus menekan laju kejahatan siber yang semakin masif secara global. (RIA)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....