Antre Kuliner Viral Demi Sensasi dan Konten Digital
- 21 Des 2025 13:45 WIB
- Sumenep
KBRN, Sumenep: Wisatawan kini sering antre panjang demi mencicipi makanan viral yang jadi tren besar di kalangan global selama beberapa tahun terakhir. Antrean ini muncul karena makanan yang dulunya biasa kini berubah menjadi pengalaman yang sangat diidamkan banyak pihak.
Fenomena antre panjang demi makanan viral bukan semata soal rasa, tetapi juga soal bagaimana media sosial membentuk ekspektasi pengalaman. Media sosial membuat makanan biasa menjadi simbol status dan sesuatu yang patut diabadikan di feed digital.
Menurut laman BBC, para ahli psikologi menyebut antre panjang itu timbul karena rasa takut ketinggalan tren yang dikenal sebagai Fear Of Missing Out (FOMO) dalam istilah psikologi modern. Ketika orang melihat antrean panjang, mereka merasa terdorong untuk ikut serta demi tidak kehilangan momen pengalaman tersebut.
Fenomena antrean panjang ini juga dipandang sebagai bukti pengaruh “social proof” yang membuat perilaku tertentu terasa normal dan diharapkan secara sosial. Semakin sering perilaku antre viral ditampilkan, semakin banyak individu merasa itu menjadi hal wajib dilakukan.
Paradoksnya, banyak pelancong kini antre bukan semata untuk menikmati makanan, tetapi untuk tampil dalam konten digital yang dihasilkan selama menunggu. Tren ini menunjukkan bagaimana budaya digital turut mengubah cara orang menilai dan mengejar pengalaman kuliner unik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....