Pagelaran Dongeng Madura 2025 Penuh Makna dan Meriah
- 03 Nov 2025 15:28 WIB
- Sumenep
KBRN Sumenep: Pagi di Taman Bunga Sumenep Sabtu (1/11/ 2025) terasa begitu hidup. Suara tawa anak-anak berpadu dengan kisah yang dihadirkan lewat berbagai penampilan. Pagelaran Dongeng Madura 2025 menjadi momen hangat dalam Festival Dongeng Madura Vol. 2 yang digagas Rumah Cerita Okara.
Acara yang dimulai pukul 06.00 WIB ini merupakan hasil kolaborasi Rumah Cerita Okara, Pemerintah Kabupaten Sumenep dan lembaga pendidikan. Kegiatan ini juga masuk dalam Kalender Event Sumenep 2025. Antusias peserta tinggi dengan kehadiran sekitar 900 siswa dan 70 pendamping dari berbagai sekolah PAUD dan SD di Kabupaten Sumenep.
Beragam penampilan menarik disajikan di atas panggung mulai dari tarian, musik angklung dan nyanyian ceria. Para siswa dari SLB Cinta Ananda, SD Katolik Sang Timur, Binar Junior High School, SDN Pajagalan 1 dan SDIT Al Wathoniyah tampil penuh semangat membawa pesan moral melalui seni yang menghibur.
Menurut Avan Fathurrahman, pendongeng sekaligus ketua Rumah Cerita Okara, kegiatan ini bukan sekadar hiburan. Ia menyebut acara ini sebagai wadah pembelajaran karakter bagi anak-anak.
“Dongeng adalah jembatan untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan. Anak-anak bisa belajar tanpa merasa diajari lewat tawa, musik dan cerita yang dekat dengan kehidupan mereka,” ujar Avan.
Sementara itu Indah, ketua panitia Festival Dongeng Madura 2025, menyebut kegiatan ini simbol kebersamaan antara komunitas, sekolah dan pemerintah daerah.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan lewat budaya bertutur. Ini tentang bagaimana cerita bisa kembali hidup di tengah anak-anak Madura,” kata Indah.
Dengan tema Cerita dari Tanah Garam, pagelaran ini menegaskan semangat pelestarian budaya lokal melalui cara yang segar dan mendidik. Dukungan dari berbagai pihak termasuk Pemerintah Kabupaten Sumenep, Baznas dan pendukung lainnya turut memperkuat terselenggaranya acara penuh makna ini. Pagi itu Taman Bunga Sumenep bukan hanya menjadi tempat pertunjukan tapi juga ruang tumbuhnya imajinasi, tawa dan cinta budaya di hati anak-anak Madura.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....