Asal Muasal Pasir Pantai yang Beraneka Warna
- 30 Okt 2025 23:03 WIB
- Sumenep
KBRN, Sumenep: Pasir pantai ternyata memiliki pasir yang unik dan tidak sama antara satu lokasi dengan lainnya. Warna dan teksturnya ditentukan segala sesuatu yang ada di sekitar lingkungan pantai tersebut.
Melansir laman Woods Hole Oceanographic Institution, sebagian besar pasir pantai berasal dari bebatuan di daratan yang mengalami pelapukan secara terus-menerus. Proses hancurnya batu besar menjadi butiran halus ini membutuhkan waktu hingga ribuan tahun lamanya.
Butiran pasir kemudian menjadi halus dan bulir karena gesekan yang terjadi di dalam air laut. Ombak dan arus pasang-surut yang tanpa henti saling mengikis batuan, kerikil serta butiran pasir.
Warna cokelat muda yang umum pada pasir disebabkan dua mineral, yaitu kuarsa dan feldspar. Mineral lain yang tidak sekuat keduanya akan lebih dulu hancur selama proses pelapukan.
Daerah dengan gunung berapi menghasilkan pasir pantai dengan warna yang sangat dramatis dan mencolok. Warna hitam, hijau atau merah pada pasir berasal dari jenis batuan vulkanik yang berbeda.
Di wilayah tropis, pasir banyak berasal dari terumbu karang dan hewan laut seperti ikan parrotfish yang memakan karang. Satu ekor ikan parrotfish bisa menghasilkan ratusan kilogram pasir setiap tahun melalui kotorannya.
Makhluk mikroskopis bernama foraminifera juga berkontribusi besar dalam pembentukan pasir pantai. Cangkang berwarna merah muda dari foraminifera memunculkan warna pasir yang unik seperti di Bermuda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....