PP Annuqayah Raih Penghargaan Bergengsi Bidang Kemandirian Ekonomi
- 13 Okt 2025 11:17 WIB
- Sumenep
KBRN,Sumenep: Satu lagi kabar membanggakan datang dari Madura. Pondok Pesantren Annuqayah yang terletak di Guluk-Guluk, Sumenep, Jawa Timur, berhasil menorehkan prestasi gemilang di ajang nasional. Pesantren yang sudah dikenal luas dengan kiprah pendidikannya itu baru saja menerima Anugerah ISEF Award 2025 dalam kategori Champion of The Champion Pesantren Wilayah Jawa.
Penghargaan bergengsi tersebut diterima dalam acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025 yang digelar oleh Bank Indonesia di Jakarta, pada tanggal 8 hingga 12 Oktober 2025.
Momen penyerahan penghargaan itu menjadi bukti nyata bahwa pesantren kini tak hanya berperan dalam pendidikan agama, tetapi juga ikut aktif membangun kemandirian ekonomi berbasis nilai-nilai syariah.
Dalam suasana panggung megah yang dipenuhi tepuk tangan dan sorotan lampu, perwakilan Annuqayah tampil menerima penghargaan dengan penuh rasa syukur. Di tangan mereka, trofi berornamen Islami itu menjadi simbol semangat baru bagi dunia pesantren Indonesia.
ISEF sendiri merupakan ajang besar yang digagas Bank Indonesia untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah di tanah air. Setiap tahunnya, kegiatan ini mempertemukan berbagai pelaku ekonomi syariah, mulai dari lembaga keuangan, pengusaha, hingga kalangan pesantren. Tahun 2025 ini, ISEF mencatat capaian transaksi ekonomi syariah lebih dari tiga triliun rupiah — sebuah angka yang menunjukkan betapa besar potensi ekonomi berbasis nilai-nilai Islam di Indonesia.
Bagi Pondok Pesantren Annuqayah, penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Di balik pencapaian itu ada perjalanan panjang dalam mengembangkan kemandirian ekonomi pesantren. Selama bertahun-tahun, Annuqayah terus menumbuhkan berbagai unit usaha santri, koperasi, dan kegiatan ekonomi kreatif yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekitar. Dari langkah-langkah kecil yang dijalankan dengan tekun, akhirnya lahirlah dampak besar yang kini diakui secara nasional.
Kisah keberhasilan Annuqayah ini juga menjadi inspirasi bagi pesantren-pesantren lain di seluruh Indonesia. Bahwa dengan inovasi, kolaborasi, dan semangat pengabdian, pesantren bisa berdiri sejajar dengan lembaga ekonomi lain dalam membangun kemandirian bangsa. Lebih dari sekadar penghargaan, prestasi ini menjadi pengingat bahwa kekuatan pesantren bukan hanya pada ilmu dan dakwah, tetapi juga pada kemampuan untuk beradaptasi dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi yang berkeadilan.
Kini nama Pondok Pesantren Annuqayah kembali menggaung di tingkat nasional. Dari Guluk-Guluk, Sumenep, mereka membawa pesan sederhana namun bermakna: bahwa ekonomi yang dijalankan dengan nilai-nilai syariah, kejujuran, dan keberkahan akan selalu menemukan jalannya menuju kemajuan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....