SDIT Al-Hidayah Perkuat Sinergi Lewat 'Parenting Skill'

  • 26 Sep 2025 17:06 WIB
  •  Sumenep

KBRN, Sumenep: Ada suasana berbeda di SDIT Al-Hidayah Sumenep pada Kamis (25/9/2025). Suara tawa anak-anak berpadu dengan rasa penasaran mereka saat mengikuti rangkaian kegiatan Parenting Skill, agenda tahunan yang sudah menjadi ciri khas sekolah ini. Bukan sekadar acara formal, kegiatan ini lebih mirip sebuah ruang belajar bersama—antara siswa, guru, bahkan orang tua—dengan semangat kolaborasi yang hangat.

Di sesi pertama, anak-anak kelas 1 hingga 6 mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan. Mereka diajak memahami cara menghadapi bullying lewat kisah penuh makna dari Moh. Ilham, M.Si., CHA, C.Med. Cara penyampaiannya yang berbentuk storytelling membuat pesan mudah dicerna, bahkan memancing banyak pertanyaan dari siswa. Tak berhenti di situ, dr. Taurus Laisari, Sp.N, M.Kes. hadir dengan topik yang sangat dekat dengan keseharian anak: penggunaan gadget secara sehat. Materi ini membuka mata mereka tentang pentingnya bijak dalam memanfaatkan teknologi.

Khusus untuk siswa kelas 4 hingga 6, ada sesi tambahan yang cukup istimewa: sex education bertajuk “Puber tanpa Baper” bersama dr. Susanti Rosmala, Sp.DVE. Anak-anak diajak memahami perubahan fisik dan emosional yang akan mereka alami, sekaligus diberi bekal untuk melindungi diri dari risiko pelecehan seksual. Edukasi ini disampaikan dengan bahasa yang ringan, sehingga tidak membuat canggung, tetapi tetap mendalam dan membekas.

Menariknya, acara Parenting Skill ini tak hanya menyasar siswa. Sesi kedua yang akan digelar pada 4 Oktober mendatang sepenuhnya dikhususkan bagi orang tua. Bukan sekolah yang menjadi penyelenggara utama, melainkan para wali murid sendiri yang turun tangan sebagai panitia, MC, sekaligus peserta aktif. Tema yang diangkat berfokus pada peran orang tua dalam mendampingi anak menghadapi derasnya arus era digital. Dalam kesempatan itu juga akan dideklarasikan SDIT Al-Hidayah sebagai satuan pendidikan ramah anak, sebuah komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan karakter siswa.

Kepala sekolah, Ustaz Afil, bersama Ketua Paguyuban Wali Murid, Ibu Ona, kompak menyampaikan rasa terima kasih atas antusiasme semua pihak. “Kami ingin acara ini benar-benar menjadi milik kita bersama, bukan hanya sekolah. Kolaborasi inilah yang membuatnya semakin relevan dan bermanfaat,” ujar Ustaz Afil.

Di balik layar, semangat kebersamaan begitu terasa. dr. Lia sebagai penanggung jawab acara dan Ibu Devi selaku bendahara mengakui bahwa tantangan pendanaan dan koordinasi cukup besar. Namun, komitmen dan kekompakan wali murid membuat semuanya teratasi. Dana hampir terpenuhi, dan semangat gotong royong justru menjadi nilai tambah dari kegiatan ini.

Parenting Skill di SDIT Al-Hidayah bukan hanya sekadar program tahunan. Ia menjadi jembatan yang menghubungkan sekolah, orang tua, dan anak dalam satu tujuan besar: mencetak generasi cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman. Dengan kolaborasi yang terus diperkuat, harapannya sinergi ini menjadi teladan bagi sekolah lain di Sumenep.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....