Jepang Manfaatkan AI untuk Simulasi Letusan Gunung Fuji

  • 31 Agt 2025 20:41 WIB
  •  Sumenep

KBRN, Sumenep: Pemerintah Metropolitan Tokyo merilis video simulasi letusan Gunung Fuji menggunakan teknologi komputer dan kecerdasan buatan. Video ini ditampilkan bertepatan dengan peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Vulkanik.

Dari laman AP News, simulasi menggambarkan abu vulkanik menyelimuti pusat Tokyo hanya dalam hitungan jam setelah letusan. Dampaknya diproyeksikan melumpuhkan transportasi, pasokan pangan, listrik, serta menimbulkan masalah pernapasan jangka panjang.

Pemerintah Tokyo menegaskan, saat ini tidak ada tanda-tanda Gunung Fuji akan meletus. Tujuan simulasi adalah memberikan pengetahuan akurat dan langkah kesiapsiagaan bagi masyarakat.

Namun, video tersebut menimbulkan kecemasan dan kebingungan di sebagian warga Tokyo. Beberapa mempertanyakan kemungkinan jatuhnya abu vulkanik hingga 10 sentimeter di Tokyo.

Meski begitu, sebagian warga justru langsung membeli perlengkapan darurat setelah melihat simulasi. Mereka menilai rasa takut bisa menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan.

Ahli komunikasi risiko Universitas Tokyo, Naoya Sekiya, menegaskan simulasi bukan tanda Fuji akan meletus. Ia menjelaskan Jepang memang rutin memodelkan skenario bencana demi meningkatkan kesiapan publik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....