PENS Gelar Forum Ilmiah Bertaraf Internasional

  • 05 Agt 2025 20:32 WIB
  •  Sumenep

KBRN, Sumenep : Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) kembali menunjukkan peran aktifnya dalam dunia riset dan teknologi dengan menggelar International Electronics Symposium (IES) 2025, sebuah forum ilmiah yang menghadirkan para peneliti dari berbagai belahan dunia. Acara ini berlangsung selama tiga hari, mulai 5 -7 Agustus 2025 di Hotel Double Tree Surabaya.

Mengangkat tema "Intelligent Connectivity: Enabling Green ICT in Emerging Technology Services for Sustainable Living", simposium ini membahas penerapan kecerdasan buatan dalam sistem konektivitas ramah lingkungan. Kegiatan ini juga menjadi ajang kolaborasi antara PENS dan IEEE Indonesia Section, yang selama ini dikenal konsisten mendukung pengembangan teknologi digital dan riset terapan.

Menurut General Chair IES 2025, Ahmad Zainudin, yang dikutip dari Humas PENS, tahun ini menjadi momentum penting dengan total 419 naskah ilmiah para peneliti. Dari jumlah tersebut, 161 makalah berhasil lolos seleksi, menghasilkan tingkat penerimaan sekitar 38 persen.

Acara ini menghadirkan narasumber utama yang berasal dari institusi ternama dunia, antara lain Prof. Dong-Seong Kim dari Kumoh National Institute of Technology (Korea Selatan) dan Prof. David R. C. Hill dari University of Clermont Auvergne (Prancis). Selanjutnya Prof. Kosuke Takano dari Kanagawa Institute of Technology (Jepang) serta Prof. Amang Sudarsono dari PENS.

Selain seminar utama, IES 2025 juga membuka dua jalur simposium besar, yakni IES-ETA (Engineering Technology and Applications) dan IES-KCIC (Knowledge Creation and Intelligent Computing). Tidak hanya itu, enam lokakarya internasional turut diselenggarakan, membahas tema-tema strategis seperti, teknologi imersif, AI dan peta dunia 5D dan ketahanan energi. Selain itu juga bahasan tentang jaringan pintar, sistem transportasi cerdas serta interaksi manusia dan mesin.

Direktur PENS, Arif Irwansyah menegaskan simposium ini lebih dari sekadar agenda ilmiah tahunan. IES merupakan jembatan penghubung untuk memperkuat kolaborasi antara kampus dan industri. Pihaknya ingin menciptakan sinergi yang mampu menjawab tantangan zaman lewat teknologi dan inovasi yang berdampak nyata.

PENS menunjukkan komitmennya dalam memperluas kerja sama internasional, menjembatani pertukaran pengetahuan, serta menstimulasi lahirnya inovasi berkelanjutan di bidang teknologi informasi dan elektronika. Forum ini pun membuktikan bahwa riset bukan sekadar kegiatan ilmiah, melainkan juga motor penggerak perubahan untuk masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....