Fenomena Langka: Sebagian Wilayah Gelap Selama 6 Menit

  • 22 Jul 2025 18:36 WIB
  •  Sumenep

KBRN, Sumenep : Pada tanggal 2 Agustus 2027, dunia akan menyaksikan salah satu fenomena langit paling menakjubkan dan langka dalam sejarah astronomi modern. Gerhana matahari total dengan durasi luar biasa panjang, mencapai lebih dari enam menit.

Peristiwa ini akan mengubah siang menjadi gelap gulita di beberapa wilayah Bumi yang berada dalam jalur gerhana total. Gerhana matahari total terjadi saat bulan berada tepat di antara Bumi dan Matahari, menutupi seluruh permukaan Matahari dari pandangan pengamat di Bumi.

Ketika hal ini terjadi, wilayah yang terkena bayangan inti bulan (umbra) akan mengalami kegelapan total selama beberapa menit meskipun terjadi pada siang hari.

Durasi totalitas biasanya hanya berlangsung 2–3 menit. Namun, pada gerhana 2 Agustus 2027, durasi kegelapan diperkirakan mencapai 6 menit 23 detik, menjadikannya salah satu gerhana terlama abad ke-21.

Fenomena ini tidak terjadi merata di seluruh dunia. Jalur totalitas akan membentang dari wilayah Afrika Utara, seperti Maroko, Aljazair, dan Tunisia, melintasi Laut Tengah, kemudian masuk ke wilayah Timur Tengah, termasuk sebagian Arab Saudi dan Yaman, sayangnya Indonesia tidak kebagian fenomena langka ini.

Penduduk di daerah-daerah ini akan mengalami siang hari yang mendadak berubah menjadi gelap sepenuhnya, suhu udara menurun secara tiba-tiba, dan bintang-bintang mungkin tampak muncul di langit.

Selain menjadi peristiwa langka bagi para penikmat astronom, gerhana ini juga penting untuk kepentingan ilmiah.

Gerhana total memberikan kesempatan unik bagi para ilmuwan untuk mempelajari korona matahari, yaitu lapisan atmosfer luar matahari yang biasanya tersembunyi oleh cahaya terang permukaannya. Korona hanya bisa diamati secara langsung saat Matahari tertutup sempurna, sehingga para ilmuwan biasanya memanfaatkan momen ini untuk penelitian tentang struktur dan perilaku aktivitas matahari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....