Bagaimana Mekanisme Smartwatch Mengukur Detak Jantung Kita?

  • 28 Mei 2025 12:25 WIB
  •  Sumenep

KBRN, Sumenep: Smartwatch atau jam tangan pintar saat ini telah menjadi bagian dari fashion. Fiturnya juga telah dikembangkan, termasuk fitur monitor kesehatan pemakainya.

Salah satu indikator kesehatan yang bisa direkam oleh smartwatch adalah detak jantung (heart rate). Dengan mengetahui pola detak jantung, pemakai dapat mendeteksi dini potensi gangguan kardiovaskular atau respon abnormal selama latihan kebugaran.

Smartwatch bekerja berdasarkan satu pirinsip sederhana, yaitu darah berwarna merah karena memantulkan cahaya merah dan menyerap cahaya hijau. Smartwatch memproyeksikan cahaya hijau pada kulit dan cahaya yang tidak diserap oleh jaringan di bawah kulit dipantulkan kembali ke sensor.

Jadi, saat detak jantung pemakainya tinggi, ada lebih banyak aliran darah di pergelangan tangannya, dan lebih banyak penyerapan cahaya hijau. Smartwatch tersebut kemudian menghitung seberapa tinggi detak jantung si pemakai dengan menggunakan algoritma.

Keakuratan smartwatch dapat diterima selama aktivitas sehari-hari, seperti dikutip dari laman Hunterrehab. Denyut jantung paling tidak akurat pada smartwatch yang digunakan selama latihan kebugaran adalah ketika interval denyut jantung berubah dengan cepat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....