Korea Selatan Pertimbangkan Sekolah tanpa Ponsel Demi Fokus Belajar
- 16 Jun 2026 07:59 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Korea Selatan mempertimbangkan larangan penggunaan ponsel sepanjang hari sekolah demi meningkatkan konsentrasi dan keamanan siswa di jenjang pendidikan. Usulan tersebut muncul setelah pejabat pendidikan Provinsi Gyeonggi menempatkan kebijakan sekolah tanpa ponsel sebagai prioritas utama dalam agenda barunya.
Ahn Min-seok akan mulai menjabat sebagai Superintendent (Kepala Dinas Pendidikan) Provinsi Gyeonggi di bulan Juli dan berencana menerapkan aturan baru secara bertahap mulai dari sekolah menengah pertama. Ia menilai pembatasan ponsel dapat membantu mengurangi ketergantungan digital serta mendorong kreativitas dan fokus belajar para siswa Korea, demikian dilansir dari The Korea Herald
Gyeonggi memiliki sekitar satu koma empat empat juta siswa dan menjadi wilayah pendidikan terbesar di Korea Selatan ini. Jumlah tersebut mencapai sekitar dua puluh delapan persen populasi pelajar nasional berdasarkan data terbaru dari pemerintah Korea Selatan.
Banyak sekolah telah membatasi penggunaan ponsel saat pelajaran namun aturan berbeda membuat penerapan kebijakan sering menuai keluhan publik. Survei menunjukkan sebagian besar sekolah masih memperbolehkan siswa membawa perangkat pribadi meski penggunaannya dibatasi dalam aktivitas akademik tertentu.
Guru mengeluhkan sulitnya pengawasan karena perbedaan aturan sekolah memicu konflik dengan siswa maupun orang tua terkait regulasi ponsel. Sebagian pendidik juga melaporkan adanya perselisihan ketika menerapkan pembatasan perangkat digital selama kegiatan belajar berlangsung di lingkungan sekolah.
Namun lembaga hak asasi memperingatkan larangan menyeluruh dapat membatasi hak siswa berkomunikasi ketika menghadapi kondisi darurat atau bahaya. Kritikus menilai kebijakan tersebut perlu mempertimbangkan keseimbangan antara disiplin pendidikan dan kebebasan pribadi para pelajar di lingkungan sekolah.
Pemerintah pendidikan Gyeonggi akhirnya memilih pendekatan hati-hati melalui konsultasi bersama siswa dan pihak terkait sebelum aturan diberlakukan resmi. Perdebatan ponsel sekolah mencerminkan tantangan pendidikan modern dalam mengelola teknologi tanpa mengabaikan hak siswa masa kini yang berkembang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....