Serangan balik China Menghadapi US "Trade War"
- 26 Apr 2025 08:42 WIB
- Sumenep
KBRN, Sumenep : Xi Jinping telah mengumumkan rencana untuk melawan masalah ekonomi Tiongkok yang terus berlanjut dan dampak perang dagang AS, seiring dengan beredarnya laporan bahwa negara itu dapat menurunkan tarif pada beberapa produk AS, termasuk semikonduktor. Pertemuan politbiro telah diadakan untuk membahas ekonomi Tiongkok, yang sejak pandemi telah menghadapi kesulitan yang dipicu oleh krisis sektor perumahan, pengangguran kaum muda, dan tarif Donald Trump pada semua impor Tiongkok ke AS dilansir dari The Guardian.
Wen-ti Sung, seorang peneliti nonresiden di Global China Hub milik Atlantic Council, mengatakan keputusan politbiro menunjukkan Beijing “jelas memandang lingkungan ekonomi makro internasional sebagai sesuatu yang tidak bersahabat” dan bersedia menghadapi inflasi domestik yang tinggi untuk menghadapi tarif. Sung mengatakan Beijing “menggandakan upaya untuk meningkatkan permintaan domestik” dan memperkuat stimulus fiskal karena pasar internasional tidak menunjukkan tanda-tanda perbaikan yang signifikan.
Pertemuan tersebut diadakan di tengah laporan bahwa otoritas Tiongkok sedang mempertimbangkan daftar produk AS yang dikecualikan dari tarif 125% yang dikenakan pada semua impor AS. Laporan sebelumnya dari Bloomberg dan Reuters mengatakan peralatan medis, semikonduktor, dan beberapa bahan kimia industri seperti etana sedang dipertimbangkan. Beberapa waktu lalu pemasok yang berbasis di Shenzhen memposting secara daring bahwa mereka telah diberitahu oleh badan bea cukai bahwa delapan produk semikonduktor tidak akan lagi dikenakan bea 125%.
Perang dagang telah menghantam ekonomi AS dan Tiongkok, pengecualian tarif kemungkinan merupakan tanda bahwa kedua pihak berusaha untuk keluar dari situasi tersebut. AS telah mengecualikan beberapa kategori produk buatan Tiongkok dari tarif, termasuk telepon pintar dan laptop. Minggu ini, Trump mengatakan tarifnya terhadap Tiongkok akan "turun secara substansial tetapi tidak akan menjadi nol". Sementara itu juru bicara Kementerian Perdagangan China, He Yadong, sebelumnya mengatakan "saat ini tidak ada negosiasi ekonomi dan perdagangan antara China dan Amerika Serikat".
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....