KKP Bangun Kampung Nelayan Merah Putih Sumenep
- 03 Mar 2026 23:27 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membangun Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep. Program ini menjadi bagian dari strategi penguatan ekonomi pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan setempat.
Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, mengatakan bahwa KNMP dirancang untuk mendorong produktivitas dan nilai tambah sektor perikanan di daerah kepulauan.
“Program Kampung Nelayan Merah Putih ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan nelayan, khususnya di Kabupaten Sumenep,” ujarnya saat kunjungan kerja di Desa Dapenda, Selasa 3 Maret 2026.
Menurutnya, pengembangan KNMP tidak hanya berfokus pada aktivitas penangkapan ikan, tetapi juga memperkuat rantai hilir melalui pengolahan dan pemasaran hasil tangkapan. Dengan demikian, nelayan tidak sekadar menjual ikan mentah, melainkan memiliki akses pada proses distribusi yang lebih luas.
Di Desa Dapenda, sejumlah fasilitas telah dibangun untuk mendukung aktivitas tersebut. Di antaranya pabrik es portabel, kios pemasaran ikan, bengkel nelayan, serta sarana penunjang lainnya guna menjaga kualitas hasil tangkapan dan meningkatkan daya saing produk perikanan lokal.
Trenggono menegaskan, kualitas ikan yang terjaga akan berdampak langsung pada stabilitas dan peningkatan harga jual. Dengan dukungan infrastruktur tersebut, nelayan diharapkan mampu memperoleh nilai ekonomi yang lebih baik.
Ia juga menyampaikan rencana koordinasi dengan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, untuk mengkaji peluang penambahan lokasi KNMP di wilayah lain. Mengingat karakter Kabupaten Sumenep sebagai daerah kepulauan dengan potensi perikanan tangkap dan budidaya yang melimpah.
Data di lokasi menunjukkan, KNMP Desa Dapenda dihuni sekitar 1.893 kepala keluarga, dengan mayoritas berprofesi sebagai nelayan. Tercatat pula 31 perahu tradisional yang digunakan untuk aktivitas melaut.
Salah seorang nelayan setempat, Suryanto, mengaku merasakan manfaat langsung dari program tersebut, khususnya keberadaan pabrik es yang mempermudah operasional melaut.
“Sekarang ambil es lebih dekat, jadi lebih efisien dan tidak membuang waktu. Ini sangat membantu kami,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....