Indonesia dan Jepang Teken MoU Senilai 200,8 Juta Dolar

  • 13 Jun 2025 14:42 WIB
  •  Sumenep

KBRN, Sumenep: Indonesia dan Jepang menandatangani 13 nota kesepahaman (MoU) senilai USD 200,8 juta di Osaka, Jepang, Rabu (11/6/2025). MoU mencakup sejumlah sektor mulai dari kertas, pelet kayu, boga bahari, furnitur, kopi, tenaga kerja, hingga biomassa.

Berdasarkan siaran pers Kementerian Perdagangan (Kemendag), Wakil Menteri, Dyah Roro Esti menyaksikan langsung penandatanganan yang berlangsung dalam Forum Bisnis Indonesia-Jepang. Forum ini menjadi bagian dari misi dagang Indonesia dan promosi di Expo 2025 Osaka.

Wamendag Roro menekankan komitmen Kemendag mendukung UKM serta memperkuat perdagangan dan investasi bilateral Indonesia–Jepang. Ia menyebut Indonesia sebagai mitra strategis dengan pertumbuhan ekonomi 4,87 persen pada kuartal I-2025.

Ekspor nonmigas Indonesia ke Jepang tumbuh 8,8 persen dalam lima tahun terakhir, didominasi batu bara dan nikel. Impor dari Jepang juga meningkat 8,21 persen, dengan logam dan kendaraan bermotor sebagai produk utama.

Forum bisnis ini juga mengangkat tema kolaborasi berkelanjutan melalui Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) untuk perdagangan di era ekonomi baru. Terdapat 27 pelaku usaha Indonesia ikut serta, termasuk dalam pameran di Paviliun Indonesia Expo 2025 Osaka yang berlangsung dari 9-15 Juni 2025.

Diskusi panel dan sesi pertemuan bisnis mempertemukan pengusaha dari kedua negara membahas pemanfaatan IJEPA secara optimal. Forum ini diharapkan memperluas jejaring, menjaga kinerja ekspor, dan memperkuat rantai pasok perdagangan renewable (terbarukan).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....