Pengambilan Koper dan Air Zamzam Jamaah Haji Sumenep Tunjukkan Paspor Asli

  • 22 Jun 2026 02:00 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kabupaten Sumenep menyiapkan mekanisme pengambilan koper besar dan air zamzam bagi jemaah haji yang baru tiba dari Tanah Suci. Pengambilan barang bawaan tersebut akan dipusatkan di Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep setelah proses penyambutan jemaah selesai.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Sumenep, Ahmad Halimy, mengatakan informasi mengenai tata cara pengambilan koper dan air zamzam telah disampaikan kepada para jemaah melalui grup komunikasi yang tersedia.

"Kami sudah menyampaikan di grup jemaah bahwa jemaah bisa mengambil koper besarnya di Kantor Kementerian Agama. Di sana juga sekaligus bisa mengambil air zamzam," ujar Halimy.

Ia menjelaskan, pengambilan koper dan air zamzam hanya dapat dilakukan dengan menunjukkan paspor asli sebagai bukti identitas jemaah. Kebijakan tersebut diterapkan untuk memastikan barang bawaan diterima oleh pemilik yang berhak.

Menurut Halimy, koper besar dan air zamzam dipulangkan bersamaan dengan jemaah dalam satu kloter penerbangan. Saat jemaah menjalani proses kedatangan di embarkasi, barang-barang tersebut juga diproses dan dikirim menuju Sumenep menggunakan armada angkutan khusus.

"Ketika jemaah diproses untuk naik bus, pada saat yang sama koper besar dan air zamzam juga diproses untuk dibawa ke Sumenep menggunakan transportasi truk," katanya, Minggu 21 Juni 2026.

Untuk Kloter 77 yang diperkirakan tiba di Sumenep sekitar pukul 02.00 WIB pada Senin dini hari, proses pengambilan koper dan air zamzam ditargetkan dapat segera dilakukan setelah acara penyambutan selesai.

"Kalau jemaah Kloter 77 sampai sekitar pukul 02.00 WIB, mudah-mudahan sekitar pukul 02.30 WIB sudah bisa diproses pengambilan koper besar dan air zamzamnya," ujar Halimy.

Meski demikian, pihaknya mengakui waktu kedatangan koper dan jemaah tidak selalu bisa dipastikan secara bersamaan. Namun berdasarkan pengalaman sebelumnya, barang bawaan biasanya tiba hampir bersamaan dengan kedatangan jemaah.

"Kami tidak tahu mana yang sampai lebih dulu antara jemaah dengan kopernya, tetapi biasanya datang bersamaan. Kami berupaya menyiapkan semuanya secepat mungkin agar jemaah bisa segera menerima barang bawaannya," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....