Kepulangan Jamaah Haji, Pemkab Siagakan Ambulans dan Tenaga Medis

  • 16 Jun 2026 21:17 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep menyiagakan ambulans dan tenaga kesehatan untuk mengawal kepulangan jemaah haji tahun 2026 dari Asrama Haji Sukolilo Surabaya menuju Kabupaten Sumenep. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan jemaah tetap terpantau selama perjalanan pulang dari Tanah Suci.

Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Setda Kabupaten Sumenep, Kamiluddin, mengatakan setiap bus yang mengangkut jemaah akan didampingi petugas kesehatan, baik dokter maupun perawat, guna memberikan pelayanan medis apabila sewaktu-waktu diperlukan.

Menurutnya, sebagian jemaah haji merupakan lanjut usia yang membutuhkan perhatian khusus setelah menjalani rangkaian ibadah dengan kondisi fisik yang cukup menguras tenaga.

"Formasinya sama seperti saat pemberangkatan. Di setiap bus ada petugas kesehatan, baik dokter maupun perawat, yang bertugas memantau kondisi jemaah selama perjalanan," katanya, Selasa 16 Juni 2026.

Selain tenaga kesehatan, pemerintah daerah juga menyiapkan satu unit ambulans yang akan mengawal setiap rombongan jemaah haji dari Surabaya menuju Sumenep. Ambulans tersebut disiapkan sebagai langkah antisipasi apabila terdapat jemaah yang mengalami gangguan kesehatan dan membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Kamiluddin mengakui, keberadaan ambulans menjadi bagian penting dalam proses pemulangan jemaah karena pada tahun-tahun sebelumnya pernah ditemukan jemaah yang memerlukan penanganan khusus selama perjalanan.

"Ambulans memang kami siapkan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya jemaah yang kurang sehat dan membutuhkan penanganan medis selama perjalanan. Namun tentu harapan kami seluruh jemaah dalam kondisi sehat sehingga ambulans tidak perlu digunakan," ujarnya.

Tak hanya tenaga medis, setiap bus juga akan didampingi petugas dari panitia haji daerah dan Bagian Kesra Setda Sumenep yang bertugas membantu kebutuhan jemaah selama perjalanan serta memastikan proses pemulangan berjalan tertib.

Pemkab Sumenep menjadwalkan kepulangan jemaah haji berlangsung pada 21 dan 22 Juni 2026. Seluruh rangkaian pemulangan dilakukan dengan pengawalan aparat kepolisian guna memastikan perjalanan berlangsung aman, lancar, dan nyaman hingga para jemaah tiba di tengah keluarga masing-masing.

"Kami ingin memastikan seluruh jemaah kembali ke Sumenep dengan selamat, sehat, dan dapat berkumpul kembali bersama keluarga setelah menunaikan ibadah haji," ucap Kamiluddin.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....