Jemaah Haji Kloter 79 Asal Sapudi Meninggal di Makkah

  • 10 Jun 2026 19:24 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Sumenep yang tergabung dalam Kloter 79 dilaporkan meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit King Faisal, Makkah, Arab Saudi.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumenep, Ahmad Halimy, mengatakan pihaknya menerima laporan dari Ketua Kloter 79 pada Kamis dini hari terkait wafatnya jemaah atas nama Hj. Masni Hatun, warga Kecamatan Nonggunong, Pulau Sapudi.

Menurut Ahmad Halimy, almarhumah meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis selama hampir dua hari di Rumah Sakit King Faisal.

"Tadi malam sekitar pukul 00.00 waktu setempat kami menerima informasi dari Ketua Kloter 79 bahwa Ibu Hj. Masni Hatun wafat di Rumah Sakit King Faisal, Makkah, setelah menjalani perawatan selama kurang lebih dua hari," ujarnya, Rabu 10 Juni 2026.

Berdasarkan laporan yang diterima, prosesi salat jenazah telah dilaksanakan pada Kamis pagi waktu Arab Saudi sebelum proses pemakaman dilakukan.

Almarhumah diketahui berusia 55 tahun dan berasal dari Kecamatan Nonggunong, Pulau Sapudi. Dengan wafatnya Hj. Masni Hatun, jumlah jemaah haji asal Sumenep yang meninggal dunia di Tanah Suci bertambah menjadi tiga orang.

Sebelumnya, dua jemaah lain yang wafat adalah Hj. Nawa Supatra, warga Kecamatan Dasuk, serta H. Abdul Aziz, warga Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi.

Atas peristiwa tersebut, Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumenep menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhumah, baik yang berada di Tanah Suci maupun di kampung halaman.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhumah. Semoga seluruh amal ibadah haji dan umrahnya diterima Allah SWT, serta segala dosa-dosanya diampuni," kata Ahmad Halimy.

Ia juga mengingatkan seluruh jemaah haji asal Sumenep untuk tetap menjaga kondisi kesehatan di tengah rangkaian ibadah yang masih berlangsung. Jemaah diminta segera berkonsultasi dengan petugas kesehatan kloter apabila mengalami gangguan kesehatan.

Saat ini, jemaah haji asal Sumenep dijadwalkan mulai bergeser dari Makkah menuju Madinah pada 12 Juni 2026.

"Kami berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....