Kursi Roda Hilang, Jemaah Haji Indonesia Dapat Bantuan Pengganti dari Daker Makkah

  • 08 Jun 2026 13:53 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Mekkah, – Komitmen pelayanan prima terhadap jemaah haji terus digalakkan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, bahkan setelah melewati fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna). Daerah Kerja (Daker) Makkah menyerahkan bantuan kursi roda baru kepada jemaah dari Kelompok Terbang (Kloter) SUB 77 dan SOC 77 yang kehilangan kursi rodanya saat masa persiapan dan manasik lalu.

Prosesi penyerahan bantuan ini berlangsung di Kantor Sektor 4 Mekkah Minggu, 7 Juni 20206. Pihak Daker Makkah yang diwakili Fitri, menyerahkan langsung kursi roda tersebut kepada Ketua Kloter SUB 77, Asnawi dan Ketua Kloter SOC 77, Damayanti.

Dalam kesempatan tersebut, Fitri menyampaikan bahwa kehilangan alat bantu mobilitas di fase krusial seperti ini tentu menjadi beban berat bagi jemaah. Oleh karena itu, Daker Makkah bergerak cepat memberikan solusi.

"Kami berharap pemberian bantuan kursi roda bagi jemaah yang kehilangan ini bisa memperlancar kegiatan ibadah jemaah yang belum selesai, meskipun puncak haji telah usai, jemaah masih harus menyelesaikan sisa rangkaian ibadah seperti Thawaf Ifadah, Sa'i, hingga Thawaf Wada'," ujar Fitri, "Semoga bantuan ini dapat membantu jemaah tetap beribadah dengan lancar dan pulang ke tanah air dalam kondisi sehat."

Rasa haru dan syukur juga dirasakan pihak kloter yang mendampingi jemaah. Mewakili jemaah yang bersangkutan, Ketua Kloter SUB 77, Asnawi, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kepekaan petugas Daker Makkah.

"Kami menyampaikan banyak terima kasih atas kepedulian yang luar biasa dari pihak Daker Makkah, jemaah kami yang kehilangan kursi roda benar-benar masih sangat membutuhkan barang ini untuk menyelesaikan sisa ibadah mereka di Masjidil Haram," kata Asnawi. "Kehadiran bantuan ini menjadi berkah luar biasa dan bukti nyata bahwa negara benar-benar hadir mendampingi jemaah hingga akhir."

Dengan adanya bantuan kursi roda pengganti ini, jemaah yang sempat terkendala kini dapat bernapas lega. Mereka kembali fokus menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah di Kota Suci dengan khusyuk dan mandiri. (Aw)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....