Ritual Wukuf Jamaah Haji Kloter SUB 77 di Arafah Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru
- 26 Mei 2026 22:29 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Suasana khusyuk menyelimuti pelaksanaan ritual wukuf jamaah haji Kloter SUB 77 Kabupaten Sumenep di Padang Arafah. Momentum puncak ibadah haji tersebut diawali dengan pembacaan talbiyah jam’iyyah, shalawat bersama, serta tahlil bersama yang dipimpin para kiai pendamping Kloter SUB 77.
Memasuki waktu zawal, tepat pukul 12.20 waktu Arab Saudi, rangkaian acara resmi dimulai dengan sambutan Ketua Kloter SUB 77, Asnawi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya memahami esensi Hari Arafah sebagai hari pengampunan dosa, hari terbaik untuk berdoa, momentum muhasabah diri, serta kesempatan agung bagi jamaah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ia juga mengingatkan bahwa wukuf di Arafah merupakan inti dan penentu sahnya ibadah haji sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Al-Hajju Arafah” (Haji itu adalah Arafah).
“Di tempat inilah Allah membuka pintu ampunan seluas-luasnya. Jangan sampai sedetik pun waktu di Arafah berlalu tanpa dzikir, doa, dan penyesalan atas dosa-dosa yang pernah kita lakukan,” ungkapnya di hadapan jamaah.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan tarqiyah khutbah oleh Ahmad Mufidul A’la yang bertugas mengantarkan jamaah memasuki prosesi inti wukuf.
Selanjutnya khutbah wukuf disampaikan oleh DR. KH. Rahbini. Dalam khutbahnya, kiai muda yang juga pernah menjabat Ketua KPU Kabupaten Sumenep tersebut menekankan pentingnya manusia memahami hakikat dirinya di hadapan Allah SWT.
Ia menjelaskan bahwa Arafah merupakan tempat yang Allah janjikan sebagai lokasi penuh keistijabahan doa dan limpahan ampunan. Menurutnya, Padang Arafah juga memiliki sejarah agung sebagai tempat pertemuan Nabi Adam AS dengan Siti Hawa di Jabal Rahmah setelah sekian lama terpisah.
“Di sinilah manusia seharusnya bertafakur, menyesali segala dosa, memperbanyak istighfar, dan memohon segala cita-cita terbaik kepada Allah SWT,” tutur KH. Rahbini di hadapan jamaah.
Ia juga mengingatkan bahwa wukuf di Arafah merupakan rukun terpenting dalam ibadah haji, sehingga jamaah diminta untuk tidak menyia-nyiakan waktu sedikit pun selama berada di Padang Arafah.
Khutbah wukuf kemudian diakhiri dengan doa bersama yang berlangsung penuh haru dan kekhusyukan.
Usai khutbah, Ahmad Mufidul A’la kembali mengumandangkan adzan. Jamaah kemudian melaksanakan shalat Dhuhur dan Ashar berjamaah dengan jama’ taqdim yang diimami oleh K. Robet
Rangkaian ritual wukuf Kloter SUB 77 ditutup dengan istighotsah dan doa bersama yang dipimpin K. Iftahol Arifin. Setelah seluruh rangkaian selesai, jamaah diberikan kesempatan melaksanakan ibadah secara mandiri, memperbanyak doa-doa pribadi, dzikir, serta munajat khusus kepada Allah SWT di momentum yang diyakini sebagai waktu paling mustajab dalam kehidupan seorang muslim.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....