Persiapan Skincare Jamaah Haji di Musim Kemarau agar Ibadah Tetap Nyaman

  • 28 Apr 2026 08:34 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep : Ibadah haji menuntut kesiapan fisik dan mental, termasuk dalam menjaga kesehatan kulit. Kondisi cuaca di Tanah Suci yang panas dan kering, terutama saat musim kemarau, dapat memicu dehidrasi kulit, iritasi hingga sunburn. Karena itu, persiapan skincare menjadi bagian penting agar jamaah tetap nyaman beribadah.

Paparan sinar matahari yang intens di Mekkah dan Madinah membuat kulit mudah kering dan terbakar. Penggunaan sunscreen dengan SPF minimal 30 sangat dianjurkan untuk melindungi kulit dari dampak buruk sinar UV. Pemakaian sebaiknya diulang secara berkala, terutama saat aktivitas di luar ruangan seperti tawaf dan sa’i.

Selain itu, pelembap menjadi produk wajib untuk menjaga hidrasi kulit. Pilih pelembap dengan tekstur ringan agar nyaman digunakan di cuaca panas. Pembersih wajah yang lembut juga diperlukan untuk mengangkat debu dan keringat tanpa merusak lapisan pelindung kulit.

Produk pendukung lain seperti lip balm dan body lotion membantu mencegah bibir pecah-pecah serta kulit kering. Jamaah juga bisa membawa face mist untuk menyegarkan wajah saat kondisi terasa gerah dan kering.

Rika, calon jamaah haji 2026 asal Sumenep, mengaku telah mempersiapkan skincare secara khusus. Ia memilih produk yang tidak mengandung parfum dan alkohol. Menurutnya, hal ini penting karena saat dalam kondisi ihram, jamaah dilarang menggunakan wewangian yang dapat membatalkan atau mengurangi kesempurnaan ibadah haji.

“Sejak awal saya pilih skincare yang aman, tanpa parfum dan alkohol. Biar tetap bisa merawat kulit tanpa khawatir melanggar aturan saat ihram,” ujarnya saat ditemui RRI, Selasa 28 April 2026.

Selain memilih produk yang tepat, perlindungan tambahan seperti payung, kacamata hitam dan pakaian yang menutup kulit juga sangat membantu. Tak kalah penting, konsumsi air putih yang cukup agar tubuh dan kulit tetap terhidrasi dari dalam.

Dengan persiapan yang matang, jamaah haji dapat mengurangi risiko gangguan kulit selama beribadah. Perawatan sederhana namun tepat akan membantu menjaga kenyamanan, sehingga jamaah bisa lebih fokus menjalankan rangkaian ibadah dengan khusyuk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....