Kemenhaj Sumenep Perkuat Screening Kesehatan Calon Jemaah Haji
- 29 Nov 2025 01:11 WIB
- Sumenep
KBRN Sumenep: Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Sumenep memastikan proses screening kesehatan bagi calon jemaah haji tahun 2026 berjalan sesuai standar. Kepala Kemenhaj Sumenep, Ahmad Halimy, menyampaikan bahwa pihaknya terus menjalin koordinasi intensif dengan Dinas Kesehatan untuk memastikan seluruh jemaah yang masuk daftar pelunasan tahun ini memenuhi syarat istitha'ah kesehatan.
Menurut Halimy, setiap calon jemaah haji yang dipanggil untuk melakukan pelunasan terlebih dahulu harus menjalani pemeriksaan kesehatan. Data jemaah yang berhak melunasi dikirimkan oleh Kemenhaj kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep.
“Untuk screening, kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan. Setiap data jemaah yang masuk tahap pelunasan, kami kirimkan kepada Dinas Kesehatan. Setelah itu, pihak Dinas Kesehatan akan menghubungi jemaah bersangkutan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan,” jelasnya. Jum'at (28/11/2025).
Halimy menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan tidak harus dilakukan terpusat di rumah sakit tertentu, namun dapat dilaksanakan di puskesmas masing-masing kecamatan. Hal ini dilakukan untuk mempermudah jemaah, terutama yang tinggal jauh dari pusat kota.
“Kami juga menyampaikan kepada jemaah bahwa pemeriksaan kesehatan bisa dilakukan di puskesmas masing-masing. Data hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan diinput langsung oleh petugas Dinas Kesehatan,” ujarnya.
Lebih lanjut Halimy menjelaskan bahwa aspek teknis pemeriksaan menjadi kewenangan Dinas Kesehatan, khususnya Bidang P2P yang menangani program kesehatan masyarakat.
“Teknisnya lebih banyak ditangani oleh Kabid P2P di Dinas Kesehatan. Mereka yang membidangi proses pemeriksaan dan memastikan kelengkapan data kesehatan jemaah. Nantinya juga akan ada pendamping dari tenaga kesehatan selama proses pemeriksaan berlangsung,” terangnya.
Dengan koordinasi yang kuat antara Kemenhaj dan Dinas Kesehatan, diharapkan seluruh jemaah haji yang masuk kuota berangkat 2026 dapat menjalani proses screening secara tertib dan tepat waktu.
“Kami ingin memastikan bahwa semua jemaah benar-benar memenuhi syarat istitha'ah kesehatan agar dapat melaksanakan ibadah haji dengan aman, nyaman, dan maksimal,” pungkas Halimy.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....